Today

IMAPAR Generasi Unggul, Perbaikan Moral Kampuang Piaman

Oleh Labai Korok

MMNews -Sejarah gerakan Ikatan Mahasiswa Pariaman Raya (IMAPAR) telah tercatat dari generasi ke generasi aktivis bahwa IMAPAR telah berkontribusi sebagai aktor terjadinya pemekaran daerah Pariaman menjadi Kota otonom, mekar dari induknya Kabupaten Padang Pariaman.

Sejarah juga mencatat bahwa tokoh-tokoh Piaman hari ini yang eksis dipublik (legislatif, eksekutif, yudikatif) atau ditengah masyarakat juga lahir dari organisasi IMAPAR ini, itu fakta sejarah yang tidak bisa dipungkiri kata Penulis didepan acara “Mahota” IMAPAR UIN Imam Bonjol kemarin Sabtu (15 Juni 2025).

Penulis hadir dalam acara “Mahota” ini sengaja memakai motor Astrea Grand tahun keluaran 90, dan berpakaian kaus oblong, sendal gunung seperti layaknya mahasiswa Piaman era dahulu hadir disaat acara kegiatan organisasi mahasiswa. Saat hadir Penulis menjelaskan tentang tampilan itu karena arahan Penulis terhadap adik-adik IMAPAR tersebut, para senior yang hari ini sudah mapan dengan gaya saat ini memakai mobil sedan, senior IMAPAR memakai mobil alfat, dahulunya hanya memakai motor Astrea Grand ini, ada juga aktivis IMAPAR ini jadi pengamen untuk kuliahnya.

Jadi Penulis menjelaskan bahwa para-para senior yang sukses dalam karir politknya itu semua diawali saat mahasiswa hidup susah, kehidupannya tidak seperti sekarang, namun selaku aktivis mereka memiliki visi masa depan akan jadi tokoh-tokoh sukses.

Maka kata Penulis saat itu “Jangan para aktivis IMAPAR merasa malu, merasa tidak percaya diri dalam menjalankan aktivitas di IMAPAR ini, lihat aktivis generasi sebelumnya mereka hari ini sukses dahulunya seperti adik mahasiswa UIN ini, serba keterbatasan.

Perlu Penulis jelaskan pada pembaca bahwa IMAPAR, atau Ikatan Mahasiswa Pariaman (Piaman) Raya, adalah organisasi mahasiswa kedaerahan yang bertujuan menjadi wadah pengembangan kreativitas mahasiswa. Organisasi ini berfokus pada pengembangan potensi mahasiswa, khususnya yang berasal dari Piaman (Kota Pariaman, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat). IMAPAR berperan penting dalam mempererat tali persaudaraan antar mahasiswa hasil Piaman dan menjadi sarana untuk berkontribusi pada pembangunan kampung.

Penutup tulisan ini, Kita menekankan agar aktivis IMAPAR UIN Imam Bonjol memilik basis tentang keagamaan Islam, dimana setiap lulusan UIN ini selalu identik dengan ustad, tuanku, kyai, syekh, ulama maka nilai-nilai Agama Islam dijiwai dalam aktivitas IMAPAR ini, apalgi saat ini daerah Piaman banyak kasus amoral seperti pemerkosaan, perselingkuhan, pencabulan, pelecehan seksual maka IMAPAR harus hadir disini, harus bergerak ditengah masyarakat menyelesaikan permasalah ini.

Salah satu langkahnya adalah aktivis IMAPAR UIN Imam Bonjol selalu hadir memberikan syiar agama dengan membina majlis ta’lim anak muda, melakukan demonstrasi agar pemerintah membuat aturan, larangan dan program khusus agar kasus asusila tidak terjadi lagi.

Para aktivis IMAPAR UIN Imam Bonjol harus berikan nilai-nilai yang berasal dari kampus UIN pada masyarakat Piaman setiap kali pulang kampung, setiap kali kosong agenda dikampus.

Penulis sangat berharap agar aktivis IMAPAR kampus UIN menjadi contoh tauladan ditengah masyarakat, yang hari ini kehilangan nilai-nilai adat basandi syarak-syarak basandi kitabullah.