PADANG, MMNews — Di tengah derasnya arus digitalisasi dan tantangan perubahan sosial yang semakin kompleks, Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Barat, Arry Yuswandi, mengingatkan bahwa pendidikan tidak boleh hanya berorientasi pada capaian akademik semata, tetapi juga harus melahirkan generasi yang kokoh secara moral, spiritual, dan berkarakter.
Pesan itu disampaikan Arry saat menghadiri Wisuda Angkatan dan Wisuda Tahfiz Generasi XVII MAS Perguruan Islam Ar Risalah Tahun Pelajaran 2025/2026, yang digelar di Gedung Serba Guna H. Firman Bahar Yayasan Waqaf Ar Risalah, Padang, Minggu (10/5/2026).
Dalam suasana penuh khidmat, sebanyak 126 wisudawati mengikuti prosesi wisuda yang menjadi penanda keberhasilan perjalanan pendidikan mereka. Momentum tersebut semakin istimewa dengan pemberian beasiswa Rp10 juta kepada seorang wisudawati penghafal 30 juz Al-Qur’an, sebagai bentuk apresiasi terhadap prestasi akademik sekaligus pencapaian spiritual.
Menurut Arry, tantangan pendidikan modern kini jauh lebih kompleks dibanding masa sebelumnya. Dunia pendidikan, katanya, tidak cukup hanya mencetak siswa dengan nilai akademik tinggi, tetapi harus mampu membangun daya tahan moral agar generasi muda tidak mudah tergerus perubahan zaman.
“Kita tidak hanya membutuhkan generasi yang cerdas secara intelektual, tetapi juga generasi yang punya ketahanan moral, disiplin, kemampuan berpikir kritis, dan akhlak yang kuat,” tegas Arry.
Ia menilai, lembaga pendidikan berbasis nilai-nilai keislaman seperti Perguruan Islam Ar Risalah memiliki posisi strategis dalam menjaga keseimbangan antara penguasaan ilmu pengetahuan dan pembentukan karakter.
Di tengah kekhawatiran banyak pihak terhadap degradasi moral generasi muda akibat pengaruh media sosial, gaya hidup instan, dan lemahnya kontrol sosial, model pendidikan yang mengintegrasikan akademik dan spiritual dinilai menjadi jawaban penting bagi masa depan bangsa.
“Keberhasilan seperti ini bukan sekadar soal kelulusan, tetapi tentang membangun fondasi karakter yang akan menentukan arah masa depan Sumatera Barat dan Indonesia,” tambahnya.
Wisuda tersebut turut dihadiri Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Setdaprov Sumbar Ahmad Zakri, Ketua Yayasan Waqaf Ar Risalah H. Kamrizal, Pimpinan Perguruan Islam Ar Risalah H. Aslam Hadi, Sekretaris Camat Koto Tangah Bambang Soeprianto, serta Lurah Balai Gadang Yusrizal Maas.
Momentum wisuda ini menjadi pesan kuat bahwa di tengah kompetisi global yang semakin keras, bangsa ini membutuhkan generasi yang tidak hanya unggul dalam ilmu pengetahuan, tetapi juga kokoh dalam nilai, adab, dan spiritualitas. Sebab, kecerdasan tanpa karakter berisiko melahirkan generasi yang kehilangan arah. (*)







