Today

Pelantikan Besar Pemko Padang, Fadly Amran Tancap Gas Reformasi Birokrasi dan Inovasi ASN

PADANG | Mimbar-minangnews.com — Pemerintah Kota Padang kembali melakukan penyegaran besar-besaran di tubuh birokrasi. Wali Kota Padang, Fadly Amran, resmi melantik Raju Minropa sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Padang bersama ratusan pejabat lainnya di lingkungan Pemko Padang dalam prosesi pelantikan yang berlangsung khidmat di Aula Bagindo Aziz Chan, Balai Kota Aia Pacah, Senin (4/5/2026).

Pelantikan tersebut menjadi salah satu langkah strategis Pemerintah Kota Padang dalam mempercepat reformasi birokrasi, memperkuat pelayanan publik, sekaligus mendorong lahirnya inovasi di setiap organisasi perangkat daerah (OPD).

Selain Sekda, sebanyak 11 pejabat tinggi pratama turut dilantik, di antaranya Swesti Fanloni, Fauzan Ibnovi, Yenni Yuliza, Teddy Antonius, Yudi Indra Sani, Ances Kurniawan, Atos, Eka Putra Buhari, Malvi Hendri, Fizlan Setiawan, hingga Tommy TRD yang dipercaya mengemban jabatan baru.

Tak hanya itu, rotasi dan promosi jabatan juga menyentuh 44 pejabat administrator (Eselon III), 82 pejabat pengawas (Eselon IV), 11 kepala puskesmas, serta 22 pejabat fungsional. Langkah ini disebut sebagai bagian dari penataan birokrasi untuk memperkuat efektivitas pemerintahan dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Dalam arahannya, Fadly Amran menegaskan bahwa seluruh pejabat yang baru dilantik harus mampu bekerja cepat, adaptif, dan menerjemahkan visi pembangunan Kota Padang ke dalam program nyata yang langsung dirasakan masyarakat.

“Jangan hanya bekerja rutinitas. ASN harus mampu melahirkan inovasi, solusi, dan percepatan pelayanan publik. Kota Padang membutuhkan birokrasi yang bergerak cepat dan responsif,” tegas Fadly Amran.

Ia juga menekankan pentingnya penguatan program unggulan daerah seperti Padang Juara, Padang Amanah, Padang Melayani, Sinergi Nagari, Jelajah Padang, hingga Padang Sigap agar benar-benar berjalan optimal di setiap lini pemerintahan.

Menurutnya, keberhasilan organisasi pemerintahan sangat ditentukan oleh kemampuan pimpinan dalam menggali potensi ASN serta menciptakan terobosan baru demi kemajuan daerah.

“Pemimpin harus mampu menghadirkan inovasi dan solusi nyata bagi masyarakat. Jangan stagnan, terus bergerak dan berbenah,” ujarnya.

Momentum pelantikan besar ini sekaligus menjadi sinyal kuat bahwa Pemerintah Kota Padang tengah mempercepat transformasi birokrasi menuju tata kelola pemerintahan yang lebih profesional, modern, dan berorientasi pada pelayanan publik.

Fadly Amran juga mengingatkan pentingnya sinergi lintas sektor, mulai dari Forkopimda, pemerintah provinsi, hingga kementerian pusat guna mempercepat pembangunan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kota Padang.

Acara tersebut turut dihadiri Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir, unsur Forkopimda, jajaran OPD Provinsi Sumatera Barat, serta berbagai tamu undangan lainnya. (*)