Today

Pemko Padang dan Otoritas Bandara Matangkan Pengamanan Perlintasan Sebidang, Keselamatan Warga Jadi Prioritas

PADANG | Mimbar-minangnews.com — Pemerintah Kota (Pemko) Padang bersama Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah VI Padang menggelar pertemuan strategis guna membahas kelanjutan pengamanan perlintasan sebidang, Selasa (5/5/2026). Rapat ini menjadi langkah penting dalam memastikan keselamatan masyarakat sekaligus memperkuat koordinasi lintas sektor menjelang tahun anggaran 2026.

Pertemuan yang berlangsung di Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah VI Padang tersebut dihadiri oleh sejumlah pejabat daerah, instansi teknis, serta pemangku kepentingan terkait. Fokus utama pembahasan adalah kepastian pembiayaan serta skema penanganan perlintasan sebidang yang dinilai masih menjadi titik rawan kecelakaan.

Dalam suasana diskusi yang intens, para peserta menyoroti pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan otoritas pusat dalam menghadirkan solusi konkret. Perlintasan sebidang yang bersinggungan dengan jalur transportasi dan kawasan operasional bandara dinilai membutuhkan penanganan komprehensif, baik dari sisi infrastruktur maupun regulasi.

“Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama. Kita tidak bisa menunda langkah strategis, terutama untuk titik-titik rawan yang berpotensi menimbulkan risiko besar,” ujar salah satu peserta rapat.

Selain membahas aspek teknis, pertemuan juga menggarisbawahi perlunya penguatan edukasi kepada masyarakat terkait keselamatan berlalu lintas di kawasan perlintasan sebidang. Hal ini dinilai penting untuk menekan angka kecelakaan yang kerap terjadi akibat kelalaian pengguna jalan.

Pemko Padang menegaskan komitmennya untuk terus mendorong percepatan realisasi program ini melalui kolaborasi aktif dengan seluruh pihak terkait. Dengan adanya kepastian pembiayaan dan perencanaan yang matang, diharapkan pengamanan perlintasan sebidang dapat segera direalisasikan secara bertahap.

Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam menciptakan sistem transportasi yang aman, terintegrasi, dan berkelanjutan di Kota Padang.

(MMNews – mimbar-minangnews.com)