PADANG, MMNEWS — Semangat menjaga marwah dan memperkuat eksistensi budaya Minangkabau di tengah pergaulan dunia terus digaungkan Pemerintah Kota Padang. Salah satunya melalui penguatan hubungan dengan Minang Diaspora Malaysia, yang dinilai memiliki peran strategis dalam memperkenalkan nilai-nilai Minangkabau ke tingkat internasional.
Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir menyambut hangat kedatangan sejumlah akademisi dan pengkaji budaya dari Malaysia yang tergabung dalam Minang Diaspora dalam kegiatan makan siang bersama di Rumah Gadang Baiturrahmah, Senin (7/9/2026).
Pertemuan tersebut tidak sekadar menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga membuka ruang kolaborasi yang lebih luas antara Padang, Minang Diaspora, dan berbagai kalangan di Malaysia.
Maigus Nasir menempatkan keberadaan diaspora sebagai bagian penting dari kekuatan budaya Minangkabau. Jejaring masyarakat Minang di luar negeri dinilai dapat menjadi jembatan untuk membawa nilai, tradisi, pemikiran, dan identitas Minangkabau semakin dikenal di dunia.
Dari Budaya Menuju Kolaborasi Pendidikan
Dalam pertemuan tersebut, pembicaraan juga diarahkan pada peluang kerja sama di bidang pendidikan, kebudayaan, pengembangan sumber daya manusia (SDM), serta kolaborasi dengan perguruan tinggi di Malaysia.
Kerja sama lintas negara itu diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi berkembang menjadi program konkret yang memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya generasi muda.
Kehadiran akademisi dan pengkaji budaya Malaysia juga menjadi peluang bagi Kota Padang untuk memperluas jejaring intelektual dan kebudayaan di kawasan Asia Tenggara.
Minang Diaspora memiliki posisi yang unik. Di satu sisi, mereka menjadi bagian dari masyarakat global, namun di sisi lain tetap memiliki ikatan historis dan kultural dengan tanah asal Minangkabau.
Jejaring tersebut dapat menjadi kekuatan diplomasi budaya yang mempertemukan Padang dengan komunitas Minangkabau di berbagai negara.
Minangkabau Harus Semakin Mendunia
Rumah Gadang Baiturrahmah dipilih sebagai ruang pertemuan yang sekaligus menghadirkan atmosfer budaya Minangkabau secara langsung. Arsitektur, tradisi, dan suasana pertemuan menjadi simbol bahwa identitas lokal dapat menjadi pintu masuk menuju kerja sama global.
Bagi Kota Padang, penguatan hubungan dengan diaspora juga relevan dengan upaya memperkenalkan potensi daerah, kebudayaan, pendidikan, pariwisata, hingga peluang kolaborasi ekonomi kepada masyarakat internasional.
“Bersama diaspora, Minangkabau semakin mendunia,” menjadi semangat yang tercermin dalam pertemuan tersebut.
Momentum ini sekaligus menegaskan bahwa menjaga budaya bukan berarti membatasi diri pada masa lalu. Sebaliknya, budaya dapat menjadi modal untuk membangun jejaring, memperkuat SDM, memperluas kerja sama pendidikan, sekaligus memperkenalkan identitas Minangkabau kepada dunia.
Dengan semakin kuatnya kolaborasi antara pemerintah, akademisi, pelaku budaya, diaspora, dan perguruan tinggi, Minangkabau diharapkan tidak hanya dikenal karena warisan budayanya, tetapi juga tampil sebagai kekuatan budaya yang aktif dalam percaturan internasional.
MMNEWS | Mimbar-MinangNews.com
Dari Sumbar untuk Indonesia







