
MMNews – Padang, 3–5 November 2025 – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Provinsi Sumatera Barat menggelar kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas Aparatur Desa, bertempat di Hotel Pangeran Beach Padang.
Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari ini diikuti oleh aparatur desa dari berbagai kabupaten dan kota se-Sumatera Barat. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kemampuan, profesionalisme, dan wawasan aparatur desa agar mampu melaksanakan tata kelola pemerintahan yang baik serta pelayanan publik yang berkualitas bagi masyarakat.
Kepala Dinas PMD Provinsi Sumatera Barat, Ir. Yozarwardi Usama Putra, S.Hut, M.Si, IPU, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat kapasitas sumber daya manusia di tingkat desa.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap para aparatur desa semakin memahami peran strategisnya dalam mengelola pemerintahan dan pemberdayaan masyarakat. Desa harus menjadi pusat pertumbuhan dan inovasi yang berorientasi pada kemajuan bersama,” ujar Yozarwardi Usama Putra.
Dalam Bimtek tersebut, peserta mendapatkan berbagai materi penting, antara lain pengelolaan keuangan desa yang transparan dan akuntabel, penyusunan rencana kerja pembangunan desa (RKPDes), inovasi desa, serta strategi pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lokal.
Selain penyampaian materi oleh narasumber berkompeten, kegiatan ini juga diisi dengan sesi diskusi dan studi kasus, sehingga peserta dapat langsung memahami penerapan konsep yang dibahas di lapangan.
Lebih lanjut, Yozarwardi menegaskan bahwa DPMD Sumbar akan terus berkomitmen menyelenggarakan kegiatan serupa secara berkelanjutan sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan pemerintahan desa.
“Kami ingin aparatur desa tidak hanya sekadar bekerja secara administratif, tetapi juga menjadi agen perubahan yang mampu mendorong kemajuan masyarakatnya,” tambahnya.
Melalui kegiatan Bimtek ini, DPMD Sumbar berharap aparatur desa di seluruh Sumatera Barat dapat semakin berdaya, adaptif terhadap perkembangan zaman, dan berperan aktif dalam mewujudkan desa yang mandiri, transparan, serta berdaya saing.








