Today

International Summer Course Unand: Desa Wisata Kubu Gadang Jadi Laboratorium Pembelajaran Lapangan

Padang Panjang, Mimbar-minangnews.com — Sebanyak 37 peserta internasional dalam program International Summer Course 2026 Pascasarjana Universitas Andalas (Unand) mengikuti kegiatan pembelajaran lapangan di Desa Wisata Kubu Gadang, Kecamatan Padang Panjang Timur.

Program yang mengusung tema “Gender Equality, Climate Change, and Rural Development” ini berlangsung pada 12–19 April 2026, dengan peserta berasal dari berbagai negara, antara lain Gambia, Pakistan, Suriname, dan China.

Setelah mengikuti rangkaian perkuliahan, diskusi, dan lokakarya di kampus Pascasarjana Unand di Padang, para peserta melanjutkan kegiatan ke lapangan pada 15–16 April 2026. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman langsung terkait implementasi konsep pembangunan berkelanjutan di tingkat desa.

Di Desa Wisata Kubu Gadang, peserta mempelajari berbagai praktik nyata, mulai dari penerapan pertanian ramah lingkungan, penguatan peran perempuan dalam pengelolaan desa wisata, hingga pengembangan ekonomi masyarakat melalui UMKM lokal.

Kedatangan rombongan internasional tersebut disambut secara adat oleh pemerintah setempat, niniak mamak, serta pengelola desa wisata. Tradisi makan bajamba turut diperkenalkan sebagai bagian dari pengalaman budaya yang mencerminkan nilai kebersamaan dan kesetaraan, sejalan dengan tema kegiatan.

Selain itu, peserta juga berinteraksi langsung dengan masyarakat melalui program homestay. Pengalaman ini memberikan pemahaman kontekstual terhadap kehidupan sosial dan budaya Minangkabau, sekaligus memperkuat integrasi antara teori akademik dan praktik di lapangan.

Camat Padang Panjang Timur, Wira Jaya Septika, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi sarana pembelajaran yang efektif dalam menjembatani konsep akademik dengan realitas sosial.

“Peserta tidak hanya memahami teori, tetapi juga menyaksikan secara langsung bagaimana isu kesetaraan gender dan perubahan iklim diimplementasikan dalam kehidupan masyarakat,” ujarnya, Kamis (16/4/2026).

Pemerintah Kota Padang Panjang turut mengapresiasi kepercayaan yang diberikan kepada Desa Wisata Kubu Gadang sebagai lokasi pembelajaran lapangan berskala internasional.

“Kegiatan ini menjadi momentum strategis dalam mempromosikan potensi daerah ke tingkat global, sekaligus memperkuat pengembangan desa wisata dan ekonomi masyarakat,” tambahnya.

Ke depan, kolaborasi antara pemerintah daerah, perguruan tinggi, dan masyarakat diharapkan terus diperkuat guna memastikan keberlanjutan program serupa serta memberikan dampak nyata bagi pembangunan daerah.

Kegiatan pembelajaran lapangan ini ditutup dengan pertunjukan seni tradisional Tari Piriang Suluah sebagai bentuk pengenalan budaya lokal kepada para peserta internasional.

(harris)