Realisasi Jalan Lingkungan 2025 Tembus 15,13 Kilometer, Tahun 2026 Pembangunan Ditargetkan 17,8 Kilometer
PADANG, MMNEWS — Pemerintah Kota Padang terus memperkuat infrastruktur dasar di kawasan permukiman. Melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kota Padang, pembangunan dan pemeliharaan jalan lingkungan serta saluran drainase terus digenjot untuk menjawab kebutuhan masyarakat yang semakin berkembang.
Kinerja pembangunan jalan lingkungan bahkan mencatatkan capaian positif. Sepanjang 2025, realisasi pembangunan jalan lingkungan mencapai 15,13 kilometer, melampaui target yang sebelumnya ditetapkan sepanjang 14 kilometer.
Capaian tersebut menjadi pijakan bagi Dinas Perkim Kota Padang untuk meningkatkan pembangunan infrastruktur permukiman pada 2026.
Tahun ini, Dinas Perkim menargetkan pembangunan 17,8 kilometer jalan lingkungan dan 1 kilometer drainase. Selain pembangunan baru, pemeliharaan juga menjadi perhatian dengan sasaran 5,3 kilometer jalan dan 2,1 kilometer drainase.
Program tersebut tidak sekadar mengejar panjang jalan yang dibangun. Peningkatan kualitas infrastruktur permukiman diarahkan untuk membuka dan memperbaiki akses masyarakat, mendukung mobilitas sehari-hari, sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih aman dan nyaman.
Pembangunan dan pemeliharaan drainase juga memiliki peran penting, terutama dalam memperlancar aliran air serta membantu mengurangi potensi genangan di kawasan permukiman.
Infrastruktur Permukiman Jadi Kebutuhan Warga
Pesatnya perkembangan kawasan permukiman di Kota Padang membuat kebutuhan terhadap jalan lingkungan dan drainase terus meningkat. Karena itu, pembangunan infrastruktur perlu dilakukan secara berkelanjutan dan disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat di masing-masing kawasan.
Dinas Perkim Kota Padang berkomitmen melanjutkan pembangunan serta pemeliharaan infrastruktur tersebut sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas kawasan permukiman.
Dengan target pembangunan jalan yang meningkat dari capaian tahun sebelumnya, tahun 2026 menjadi momentum bagi Pemko Padang untuk memperluas manfaat pembangunan hingga semakin dekat dengan lingkungan tempat tinggal masyarakat.
“Infrastruktur permukiman bukan hanya soal membangun jalan dan drainase, tetapi bagaimana pembangunan itu benar-benar memberikan akses yang lebih baik, rasa aman, kenyamanan, dan manfaat langsung bagi warga.”
Langkah tersebut sekaligus mendukung terwujudnya kawasan permukiman Kota Padang yang semakin tertata, nyaman, aman, dan berkelanjutan.
MMNEWS | Mimbar Minang News







