Today

Akses Vital Terancam, DPRD Padang Dorong Percepatan Pembangunan Jembatan Kalawi

PADANG, mimbar-minangnews.com – Kondisi Jembatan Kalawi di Jalan Koto Panjang, Kelurahan Limau Manis, Kecamatan Pauh, Kota Padang, saat ini memprihatinkan. Sebagian besar lantai jembatan yang terbuat dari plat besi telah terlepas, sehingga membahayakan pengguna jalan yang melintas.

Jembatan yang berada di RW 7 Kelurahan Limau Manis tersebut merupakan akses vital bagi masyarakat. Selain menjadi jalur alternatif menuju Kampus Universitas Andalas (Unand) dan pusat kota, jembatan ini juga digunakan untuk distribusi hasil pertanian, akses ke fasilitas kesehatan, serta penghubung antara Kenagarian Pauh dan Limau Manis.

Anggota DPRD Kota Padang, Rafdi, ST, menyampaikan bahwa proses pembangunan kembali jembatan saat ini telah memasuki tahap perencanaan desain. Ia mengungkapkan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas PUPR Kota Padang guna membahas berbagai kendala teknis di lapangan.

“Beberapa waktu lalu kami bersama PUPR Kota Padang telah berkoordinasi terkait kendala lapangan untuk penyusunan desain rencana pembangunan kembali Jembatan Kalawi Limau Manis,” ujar Rafdi, Sabtu (4/4/2026).

Rafdi juga menyampaikan apresiasi kepada Anggota DPR RI, Zigo Rolanda, yang telah menginisiasi perjuangan pembangunan jembatan tersebut. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Wakil Ketua DPRD Sumbar, Iqra Chissa, serta Anggota DPRD Kota Padang, Helmi Musim, atas dukungan yang diberikan.

“Pertemuan bersama telah kita lakukan pada 3 Maret 2026. Saat ini pembangunan jembatan sudah masuk tahap desain, dan insyaAllah segera kita koordinasikan dengan BPJN (Balai Pelaksanaan Jalan Nasional),” jelas Ketua Fraksi PKS DPRD Kota Padang dari Dapil III Pauh–Lubuk Kilangan tersebut.

Ia menekankan bahwa pada tahap desain ini diperlukan perencanaan yang matang agar konstruksi jembatan tepat secara teknis serta dapat diterima masyarakat, termasuk terkait pemanfaatan lahan.

“Kami terus membantu mengoordinasikan seluruh stakeholder, termasuk BPJN, sesuai hasil komunikasi dengan Pak Zigo, Pak Iqra, dan Pak Helmi Musim,” tambahnya.

Sebelumnya, pada 9 Oktober 2025, rencana pembangunan Jembatan Kalawi telah dilaunching oleh Zigo Rolanda bersama Wali Kota Padang. Jembatan ini diharapkan mampu meningkatkan konektivitas masyarakat Limau Manis dengan kawasan Kampus Unand serta membuka akses ke pusat-pusat ekonomi.

Di sisi lain, Wakil Ketua DPRD Sumbar, Iqra Chissa, juga telah meninjau langsung kondisi jembatan tersebut. Ia menegaskan bahwa pembangunan ulang jembatan sangat mendesak mengingat perannya yang strategis.

“Untuk revitalisasi jembatan ini dibutuhkan anggaran sekitar Rp15 miliar. Dengan keterbatasan APBD provinsi dan kota, kami mengupayakan agar pembiayaan dapat melalui APBN. Kita berharap pembangunan bisa direalisasikan pada 2026 atau 2027,” ujarnya.

Pembangunan Jembatan Kalawi diharapkan menjadi solusi peningkatan aksesibilitas serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di kawasan Pauh dan sekitarnya. (***)