Oleh Labai Korok Piaman
Sangat lah tepat Mahyeldi-Vasko melanjutkan alokasi APBD, 10% untuk kepentingan pertanian diantar pemberian bibit gratis, pupuk gratis, mesin-mesin gratis, pelatihan petani gratis dan perbaikan infrastruktur irigasi yang rusak jadi kewenangan Pemerintah Provinsi.
Alokasi anggaran prioritas urusan pertanian serta turunannya yaitu peternakan, perkebunan, perikanan dan lainnya, merupakan komitmen periode kedua Mahyeldi, tetap dimasukan kedalam visi, misi dan program unggulan Mahyeldi-Vasko didaftarkan ke KPU.
Data Badan Pusat Statistik (BPS) juga menunjukkan dampak positif dari kebijakan 10 Persen APBD untuk pertanian ini. Pada Januari 2024, nilai tukar petani (NTP) di Sumatera Barat tercatat meningkat signifikan, mencapai rata-rata 116,14.
Dari data bahwa angka ini jauh lebih tinggi dibandingkan dengan tahun 2023. Artinya pada periode sebelumnya, di bawah kepemimpinan Buya Mahyeldi, alokasi 10 persen APBD untuk sektor pertanian telah memberikan dampak positif yang signifikan.
Penerapan anggaran ini terbukti mampu meningkatkan kesejahteraan petani, serta memberi kontribusi besar terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.
Komitmen ini menunjukkan keberpihakan Mahyeldi-Vasko kepada para petani di Sumatera Barat. Alokasi anggaran ini tentu akan membantu mengembangkan sektor pertanian yang lebih efisien, berkelanjutan, dan ramah lingkungan.
Akhir tulisan ini, pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumbar, Mahyeldi-Vasko menegaskan komitmen mereka untuk mendorong sektor pertanian terutama pada sektor rendah emisi dengan mengalokasikan 10 persen Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Sumatera Barat.








