Today

Guru SMK Apresiasi Bimtek Vokasi, Muhidi: Guru Penentu Lahirnya Generasi Emas 2045

PADANG, Rabu (22/02026) | MMNEWS – Bimbingan Teknis (Bimtek) Guru Vokasi SMK se-Kota Padang menuai apresiasi tinggi dari para peserta. Kegiatan ini dinilai tidak hanya meningkatkan kompetensi tenaga pendidik, tetapi juga memperkuat peran guru sebagai pembentuk karakter, kreativitas, dan kepemimpinan peserta didik menuju Indonesia Emas 2045.

Salah seorang peserta, Yulfitri, guru SMAK Padang, mengaku memperoleh perspektif baru mengenai peran strategis seorang guru. Menurutnya, keberhasilan seorang pendidik tidak lagi hanya diukur dari kemampuan menyampaikan materi pembelajaran, tetapi juga dari kemampuannya membimbing, menginspirasi, dan membentuk karakter siswa.

“Kegiatan ini sangat luar biasa. Kami diarahkan menjadi guru yang tidak hanya fokus mengajar, tetapi juga mampu membentuk karakter siswa serta menghadirkan pembelajaran yang menyenangkan. Itulah nilai utama yang kami peroleh dari kegiatan ini,” ujar Yulfitri.

Ia berharap seluruh peserta mampu mengimplementasikan ilmu yang diperoleh di sekolah masing-masing sehingga mampu melahirkan lulusan yang unggul secara akademik sekaligus berkarakter, beretika, dan memiliki jiwa kepemimpinan.

Sementara itu, Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat, Muhidi, menegaskan bahwa guru merupakan pilar utama dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045. Menurutnya, kualitas sumber daya manusia di masa depan sangat ditentukan oleh kualitas para pendidik saat ini.

“Guru yang hebat bukan sekadar mentransfer ilmu pengetahuan, tetapi juga membangun karakter, kreativitas, kepemimpinan, serta mencetak peserta didik yang siap menghadapi perubahan zaman,” tegas Muhidi.

Ia menambahkan, generasi masa depan harus dibekali kemampuan berpikir kritis, kreatif, komunikatif, kolaboratif, literasi digital, literasi finansial, serta kemampuan beradaptasi terhadap perkembangan teknologi dan tantangan global.

Bimtek Guru Vokasi tersebut diikuti guru dari 32 SMK se-Kota Padang sebagai bagian dari upaya meningkatkan kompetensi tenaga pendidik dalam mencetak lulusan yang unggul, berdaya saing, dan berkarakter.

Kegiatan ini menjadi bukti bahwa investasi terbesar dalam dunia pendidikan bukan hanya pada infrastruktur, tetapi pada peningkatan kualitas guru sebagai ujung tombak pembangunan sumber daya manusia Indonesia.

(MMNEWS)