PADANG, MMNEWS — SDN 48 Kuranji, Kota Padang terus memperkuat pendidikan karakter peserta didik melalui kegiatan keagamaan, pembiasaan disiplin, serta edukasi pencegahan perundungan atau bullying. Rangkaian tersebut dilaksanakan melalui peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW pada Jumat (28/8/2026) dan dilanjutkan dengan upacara bendera pada Senin (31/8/2026).
Kegiatan Jumat pagi diawali dengan Qultum Jumat, salah satu program unggulan SDN 48 Kuranji yang dilaksanakan secara terjadwal mulai pukul 07.00 hingga 07.30 WIB.
Usai Qultum Jumat, kegiatan dilanjutkan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah. Momentum tersebut dimanfaatkan sekolah untuk semakin mendekatkan peserta didik dengan sejarah perjuangan dan keteladanan Rasulullah SAW.
Peringatan Maulid menghadirkan Ustadz Muhammad Syukri, S.Iq., S.Pd. sebagai pengisi tausiyah. Ia mengajak para murid mengenang kembali jejak perjalanan Nabi Muhammad SAW sebagai Uswatun Hasanah, yakni suri teladan terbaik bagi umat Islam.
Tausiyah disampaikan secara komunikatif dan interaktif. Sejumlah pertanyaan yang dilemparkan Ustadz Muhammad Syukri mampu memancing antusiasme anak-anak untuk menjawab dan terlibat aktif selama kegiatan berlangsung.
Melalui pendekatan tersebut, peserta didik tidak hanya diajak mengetahui sejarah Rasulullah, tetapi juga memahami nilai-nilai keteladanan Nabi Muhammad SAW yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Nilai kejujuran, kasih sayang, sopan santun, menghormati sesama, serta kedisiplinan menjadi bagian penting yang ditanamkan kepada murid sebagai bekal pembentukan karakter sejak usia sekolah dasar.
Senin, Bhabinkamtibmas Jadi Pembina Upacara
Penguatan pendidikan karakter kemudian berlanjut dalam upacara bendera pada Senin (31/8/2026). SDN 48 Kuranji menghadirkan Aiptu Yulfarizal, Bhabinkamtibmas Kelurahan Kuranji, Kecamatan Kuranji, sebagai pembina upacara.
Upacara berlangsung aman, lancar dan tertib. Murid kelas VI A, VI B dan VI C dipercaya sebagai petugas pelaksana upacara. Pelaksanaan kegiatan juga semakin semarak dengan iringan Drumband SDN 48 Kuranji.
Aiptu Yulfarizal memberikan apresiasi kepada para murid yang telah melaksanakan tugas dengan baik dan menunjukkan kedisiplinan selama upacara berlangsung.
Dalam amanatnya, ia mengangkat dua persoalan yang penting dikenalkan kepada anak sejak dini, yakni bahaya bullying atau perundungan dan perilaku merokok yang dapat merusak kesehatan.
Aiptu Yulfarizal mengingatkan murid SDN 48 Kuranji agar senantiasa membangun hubungan pertemanan yang sehat dengan saling menyayangi dan menghormati.
Anak-anak juga diminta membiasakan diri berkata baik dan sopan ketika berkomunikasi. Perbedaan di antara teman tidak boleh menjadi alasan untuk mengejek, merendahkan ataupun melakukan tindakan yang dapat menyakiti orang lain.
Pesan tersebut sekaligus menjadi penguatan bahwa sekolah harus menjadi lingkungan yang aman dan nyaman bagi setiap anak untuk belajar, berteman dan mengembangkan potensi.
Selain persoalan bullying, Aiptu Yulfarizal memberikan edukasi mengenai bahaya merokok terhadap kesehatan. Ia meminta para murid menjauhi rokok serta berani menolak apabila ada teman maupun pihak lain yang mencoba mengenalkan atau mengajak menggunakan rokok dan benda sejenis.
Disiplin Sejak Dini Jadi Modal Meraih Cita-Cita
Tidak hanya menyampaikan pesan pencegahan, Aiptu Yulfarizal turut memotivasi para murid agar berani memiliki cita-cita tinggi dan bersungguh-sungguh mewujudkannya.
Salah satu modal penting untuk meraih cita-cita, menurutnya, adalah membangun kebiasaan disiplin sejak kecil. Kedisiplinan dapat dimulai dari hal sederhana, seperti datang tepat waktu, menaati aturan sekolah, rajin belajar, menghormati guru dan orang tua, serta bertanggung jawab terhadap tugas.
Rangkaian kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan upacara bendera tersebut menjadi bagian dari upaya SDN 48 Kuranji untuk menghadirkan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada prestasi akademik, tetapi juga pembentukan kepribadian peserta didik.
Keteladanan Rasulullah SAW yang ditanamkan melalui kegiatan keagamaan diperkuat dengan pembiasaan disiplin, sikap saling menghormati, semangat anti-bullying serta kesadaran menjaga kesehatan.
Melalui pendidikan karakter yang dilakukan secara berkelanjutan, SDN 48 Kuranji berharap dapat melahirkan generasi yang religius, berakhlak mulia, disiplin, sehat, saling menghargai dan memiliki semangat kuat untuk menggapai cita-cita. (*)







