Today

Mahyeldi-Vasko Dapat Dukung Bupati Solok, Bukti Keberlanjutan Gubernur Sumbar Disetujui

Oleh Labai Korok Piaman

Pilihan dan dukungan Bupati Solok dari generasi ke generasi paska reformasi 1998 mengarah kepada Mahyeldi-Vasko, ini membuktikan bahwa sosok Epyardi Asda lebih baik kembali jadi pengusaha, tidak momennya jadi Gubernur Sumatra Barat priode 2024-2029.

Hasil survey pun menggambarkan demikian bahwa 70% pemilih memberi pilihan pada Mahyeldi-Vasko, hasil pilihan masyarakat sesuai dengan keinginan Bupati Kabupaten Solok ini.

Dukungan dari tiga Bupati Solok dari generasi ke generasi tersebut seperti Syamsu Rahim, Gusmal hingga Gamawan Fauzi dinilai mempertegas keberpihakan dan alur “takilek lah ta kalam” masyarakat Solok Raya kepada Mahyeldi dan Vasko Ruseimy di Pilgub Sumbar 2024.

Dari diskusi informal publik, alur tiga bupati Solok paska reformasi itu memiliki pengaruh besar dan pemahaman mendalam tentang kepemimpinan di Kabupaten Solok di lakoni oleh Epyard Asda yang kini dilanjutkan oleh istrinya sebagai calon Bupati Solok.

Senior birokrasi ini dianggap tidak sembarangan dalam menilai kapasitas makan tangan dan rekam jejak para calon, khususnya Epyardi Asda yang saat ini menjabat sebagai Bupati Solok dan maju dalam Pilgub Sumbar.

Penulis menilai dengan Bupati Solok tidak mendukung Epyard maka sudah saatnya sang kapten itu putar haluan agar kapal kembali bersandar, baiknya keberlanjutan kepemimpinan Sumbar ini diserahkan kepada Mahyeldi-Vasko sesuai dengan alur pemikiran senior Bupati Solok dijelaskan diatas.

Perlu Kita pahami bahwa Buya Mahyeldi sudah priode kedua, ini poin penting untuk bagi masyarakat Sumbar bahwa keberlanjutan ini akan melahirkan legesi yang paten (mengutip bahasa bahlil), dan tahun 2029 diyakini pesta demokrasi akan lebih meriah.