I. Pendahuluan
Bencana tidak hanya meninggalkan kerusakan fisik, tetapi juga dampak psikologis yang mendalam, khususnya bagi anak-anak dan tenaga pendidik. Oleh karena itu, kehadiran program pendampingan psikososial menjadi bagian penting dalam proses pemulihan masyarakat pascabencana.
Sebagai bentuk kepedulian dan tanggung jawab kemanusiaan, MDMC (Muhammadiyah Disaster Management Center) Sumatera Barat berkolaborasi dengan ILUNI UI, ANTAM, BNI, serta 100 Musisi Heal Sumatera melaksanakan kegiatan Pendampingan Psikososial bagi siswa dan guru SDN 05 Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman.
Kegiatan ini merupakan wujud nyata dari semangat kemanusiaan, solidaritas sosial, dan komitmen bersama dalam membangun kembali harapan masyarakat dari reruntuhan bencana.
II. Tema Kegiatan
“Portito: Sebuah Perjuangan tentang Kehadiran, Ketulusan, dan Ikhtiar Membangun Harapan dari Reruntuhan Bencana”
III. Waktu dan Tempat Pelaksanaan
- Hari/Tanggal : Sabtu, 7 Februari 2026
- Tempat : SDN 05 Batang Anai
- Lokasi : Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat
IV. Penyelenggara dan Kolaborator
Penyelenggara Utama:
MDMC (Muhammadiyah Disaster Management Center) Sumatera Barat
Kolaborator:
- ILUNI UI
- ANTAM
- BNI
- 100 Musisi Heal Sumatera
V. Tujuan Kegiatan
- Memberikan pendampingan psikososial kepada siswa pascabencana.
- Memulihkan kondisi mental dan emosional anak-anak melalui pendekatan edukatif, kreatif, dan humanis.
- Memberikan dukungan moral kepada majelis guru.
- Menumbuhkan kembali semangat belajar dan rasa aman di lingkungan sekolah.
- Memperkuat solidaritas sosial dan kolaborasi lintas lembaga dalam kerja-kerja kemanusiaan.
VI. Bentuk dan Rangkaian Kegiatan
- Pendampingan psikososial bagi siswa.
- Aktivitas edukatif dan permainan interaktif.
- Pendekatan trauma healing berbasis seni dan musik.
- Interaksi motivasional bersama anak-anak.
- Penyerahan paket hadiah untuk siswa.
- Penyerahan paket apresiasi untuk majelis guru.
VII. Penerima Manfaat
- Siswa : 94 jiwa
- Guru : 10 jiwa
VIII. Hasil yang Dicapai
- Anak-anak menunjukkan respon positif, ceria, dan antusias selama kegiatan berlangsung.
- Terbangunnya kembali rasa aman dan nyaman di lingkungan sekolah.
- Terjalinnya hubungan emosional yang baik antara relawan dan peserta.
- Meningkatnya semangat belajar siswa.
- Terbangunnya kolaborasi kemanusiaan lintas institusi.
IX. Pernyataan Ketua MDMC Sumatera Barat
“Portito bukan sekadar sebuah program, tetapi sebuah perjuangan tentang kehadiran, ketulusan, dan ikhtiar membangun harapan dari reruntuhan bencana. MDMC akan terus hadir di tengah masyarakat sebagai bagian dari solusi, bukan sekadar penonton penderitaan.” Ucapnya.
X. Penutup
Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan MDMC Sumatera Barat dalam kerja-kerja kemanusiaan. Prinsip utama yang dipegang adalah bahwa kehadiran relawan bukan hanya untuk memberi bantuan, tetapi juga untuk membangun harapan, memulihkan semangat, dan meneguhkan ketahanan sosial masyarakat.
Sebagaimana moto MDMC:
“Pantang pulang selagi masyarakat masih membutuhkan.”
Semoga kegiatan ini menjadi amal kebaikan bersama dan membawa manfaat nyata bagi generasi masa depan. (*)
MDMC Sumatera Barat
Tahun 2026






