
Lunang, Pesisir Selatan — Ketua Pimpinan Daerah (PD) Federasi Serikat Pekerja Kimia, Energi dan Pertambangan Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (FSP KEP SPSI), Ruli Eka Pratama, secara resmi melantik Pengurus Cabang (PC) FSP KEP SPSI Kabupaten Pesisir Selatan masa bakti 2026–2031. Pelantikan tersebut dilaksanakan dalam rangkaian Musyawarah Cabang (MUSCAB) I yang digelar pada Kamis, 20 Februari 2026, di Sekretariat FSP KEP SPSI Lunang Selatan, Kecamatan Lunang.
Kegiatan ini sekaligus dirangkaikan dengan Musyawarah Unit (MUSNIK) dua Pimpinan Unit Kerja (PUK), yakni PUK PT KSS Sindang Lunang dan PUK PT MSL Lunang Selatan. Sekitar 60 peserta, peninjau, dan tamu undangan hadir mengikuti seluruh rangkaian kegiatan yang berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan.
MUSCAB I mengusung tema “Membangun Serikat Pekerja yang Kuat, Mandiri, serta Profesional untuk Memperjuangkan Kesejahteraan Pekerja di Kabupaten Pesisir Selatan.” Acara dimulai pada pukul 13.50 WIB dengan penampilan seni budaya Tarian Ringkang Jawari, yang dilanjutkan dengan safety briefing terkait prosedur keselamatan, termasuk mitigasi bencana gempa bumi dan tsunami.
Ketua Panitia MUSCAB I, Alfian, dalam sambutannya menegaskan bahwa Kecamatan Lunang merupakan nagari industri dan perkebunan kelapa sawit, sehingga keberadaan serikat pekerja sangat penting untuk melindungi hak dan nasib buruh. Menurutnya, PC FSP KEP SPSI Pesisir Selatan diharapkan menjadi role model dalam membangun hubungan industrial yang sehat serta mendorong peningkatan kesejahteraan pekerja, khususnya bagi anak nagari di Kabupaten Pesisir Selatan.
Sementara itu, Zen Mutowali, SH, CLA, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus dan anggota atas dedikasi mereka dalam membangun organisasi. Ia juga memberikan penghargaan khusus kepada Bustami, yang dinilai berani mengambil langkah membangun organisasi baru dengan tujuan yang jelas, yakni menjaga dan melindungi buruh dan pekerja yang mayoritas merupakan pemuda dan putra daerah setempat.
Bustami dalam penyampaiannya menegaskan bahwa perjuangan serikat pekerja harus benar-benar berpihak kepada kepentingan buruh. Ia menyoroti praktik-praktik organisasi sebelumnya yang dinilai membebani pekerja, seperti pungutan kartu tanda anggota (KTA) tahunan serta tidak adanya kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan bagi buruh, yang menurutnya bertentangan dengan AD/ART organisasi dan cita-cita perjuangan serikat.
Dalam MUSCAB I tersebut, Bustami terpilih secara aklamasi sebagai Ketua PC FSP KEP SPSI Kabupaten Pesisir Selatan periode 2026–2031. Sementara itu, Nyamin terpilih sebagai Ketua PUK PT MSL Lunang Selatan periode 2026–2029, dan M. Kodri sebagai Ketua PUK PT KSS Sindang Lunang.
Pelantikan pengurus PC dan PUK dilakukan langsung oleh Ketua PD FSP KEP SPSI Ruli Eka Pratama, yang hadir bersama Sekretaris PD Syarial Oga serta Wakil Ketua I Jon Ferdinata. Seluruh rangkaian acara berlangsung lancar dan penuh kekeluargaan.
“Sekali dayung, dua tiga pulau terlampaui. Demi efisiensi anggaran, waktu, dan semangat kawan-kawan yang menggebu, MUSCAB dan MUSNIK kami laksanakan serentak,” ujar Alfian menutup kegiatan.






