Oleh : Advokat Ki Jal Atri Tanjung Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Provinsi Sumatera Barat.
Pilar pendidikan merupakan pilar yang sangat penting dan strategis yang harus kuat untuk menyelamatkan bangsa Indonesia dari kehancuran. Apabila pilar pendidikan ini lemah, maka akan melemahkan pilar yang lain yaitu pilar ideologi, politik, ekonomi, sosial, budaya, pertahanan dan keamanan. Untuk itu moralitas pendidikan harus diperkuat dengan program kegiatan “Revitalisasi Moralitas Pendidikan” dan program kegiatan ini harus segera diwujudkan dengan sebai-sebaik.
Revitalisasi Moralitas Pendidikan Indonesia.
*Moralitas Pendidikan Bangsa Indonesia*
Moralitas pendidikan bangsa Indonesia merupakan topik yang sangat penting dan relevan dalam konteks pembangunan nasional. Pendidikan moral dianggap sebagai salah satu kunci untuk membentuk karakter bangsa dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
*Tantangan Moralitas Pendidikan*
Beberapa tantangan yang dihadapi dalam moralitas pendidikan bangsa Indonesia antara lain:
<span;><span;>- *Krisis moral*: Banyaknya kasus korupsi, kekerasan, dan perilaku tidak bermoral lainnya menunjukkan bahwa moralitas pendidikan di Indonesia masih lemah.
<span;><span;>- *Kurikulum yang tidak seimbang*: Kurikulum pendidikan di Indonesia masih terlalu fokus pada aspek kognitif dan kurang memperhatikan aspek afektif dan psikomotorik.
<span;><span;>- *Pengaruh budaya luar*: Globalisasi dan modernisasi membawa pengaruh budaya luar yang dapat mengancam moralitas dan identitas bangsa Indonesia.
*Upaya Meningkatkan Moralitas Pendidikan*
Untuk meningkatkan moralitas pendidikan bangsa Indonesia, beberapa upaya yang dapat dilakukan antara lain:
<span;><span;>- *Mengintegrasikan nilai-nilai moral*: Mengintegrasikan nilai-nilai moral seperti kejujuran, keadilan, dan tanggung jawab ke dalam kurikulum pendidikan.
<span;><span;>- *Meningkatkan kualitas guru*: Meningkatkan kualitas guru melalui pelatihan dan pendidikan yang lebih baik, sehingga mereka dapat menjadi role model bagi siswa.
<span;><span;>- *Menggalakkan partisipasi masyarakat*: Menggalakkan partisipasi masyarakat dalam pendidikan, sehingga dapat meningkatkan kesadaran dan kepedulian terhadap moralitas pendidikan.
<span;><span;>- *Mengembangkan pendidikan karakter*: Mengembangkan pendidikan karakter yang berfokus pada pembentukan nilai-nilai moral dan etika.
*Peran Muhammadiyah*
Muhammadiyah sebagai salah satu organisasi pendidikan terbesar di Indonesia dapat berperan dalam meningkatkan moralitas pendidikan bangsa. Dengan mengembangkan pendidikan karakter dan mengintegrasikan nilai-nilai moral ke dalam kurikulum pendidikan, Muhammadiyah dapat membantu meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan membentuk karakter bangsa yang lebih baik.
Sumber: [1][3][5]







