Today

Surau Tuo Kayu Masjid Ikhlas Lubuak Tanah, Anak Nagari Mangaji

Bagindo Yohanes Wempi

Surau tuo kayu masjid ikhlas, bertempat dilubuak tanah, balah air, koto tinggi, Piaman, dahulu dibangun secara bergotong royong, semua anak nagari dirantau dan diranah memberikan sumbangan terbaik untuk pembangunan surau kayu itu.

Saat ini surau tuo kayu tersebut sudah kembali diaktifkan untuk tempat mengaji anak nagari, tempat beraktifitas positif lainnya, agar anak nagari hebat.

Sesuai rencana surau tuo kayu ini juga akan dijadikan tempat untuk anak nagari koto tinggi belajar bersilat, belajar bapantun dan baraja kato-kato sambahaan minang, semua agenda pengajian, kurah kaji, kurah adai dan paga diri akan diajarkan disurau ini.

Umur surau ini tidak terlalu tua, tapi dihitung dari umur yang ada sudah setengah abad lamanya, hitungan Kami juga sudah puluhan tahun tidak dipakai karena surau kayu ini acap kali direndam banjir sungai batang ulakan.

Secara bangunan surau tuo kayu ini kuat, keseluruhan bangunan terbuat dari kayu beratap tumpang 2 (dua) seng, Bangunan utama ditopang oleh banyak tiang. Tiang dalam bagunan yang terdiri dari tiang utama sebanyak 4 buah tiang, tiang soko guru 1 buah dan 1 buah tiang utama yang disangga oleh pasak yang berbentuk mata angin.

Susunan kayu ini dipasang dengan bentuk melintang diagonal. untuk masuk ke ruang utama terdapat tangga naik dari bata berplester yang berspesi kapur Padang Panjang.

Surau tuo kayu ini terletak disebelah sisi utara masjid ikhlas balah air yang tahun 2023 dahulu telah dikunjungi oleh Gubernur Sumatra Barat, beserta jajaran Pemerintah Daerah.

Sekarang surau tuo kayu itu masih kokoh, Saya selaku ketua masjid ikhlas balah air koto tinggi, bersama semua komponen ninik mamak, ulama kembali menghidupkan surau itu seperti pemanfaat awal dahulu. Tentu sekarang ditingkatkan lagi program mengajar ngajinya, kurah agama adat.

Disurau ini banyak kenangan yang tidak bisa dilupakan untuk generasi anak nagari, keberadaan surau tuo kayu ini telah banyak melahirkan orang hebat, serta juga sudah melahirkan anak nagari berprestasi.

Surau tuo kayu anak nagari kembali memawarnai kehidupan masyarakat dan anak nagari, harapan tentu akan memberikan dampak positif mencetak generasi unggul yang agamais dan religius untuk ketahanan bangsa dan negara kedepan.