PADANG, MMNEWS — Apel pagi bukan sekadar rutinitas seremonial. Di lingkungan Sekretariat DPRD Provinsi Sumatera Barat, apel menjadi momentum untuk memperkuat disiplin, menyatukan ritme kerja, sekaligus memastikan seluruh aparatur siap memberikan dukungan terbaik terhadap tugas-tugas kelembagaan DPRD.
Hal tersebut tercermin dalam Apel Pagi Rutin Sekretariat DPRD Provinsi Sumatera Barat yang digelar di halaman depan lobi Kantor DPRD Sumbar, Kamis (17/9/2026). Apel dipimpin langsung oleh Sekretaris DPRD Provinsi Sumatera Barat, Drs. Maifrizon, M.Si.
Kehadiran pimpinan dalam apel menjadi penegasan bahwa disiplin merupakan bagian penting dari budaya kerja aparatur. Disiplin tidak hanya berkaitan dengan kehadiran, tetapi juga menyangkut tanggung jawab, koordinasi, ketepatan waktu, serta kesungguhan dalam menyelesaikan pekerjaan.
Disiplin Harus Berujung pada Kinerja
Sekretariat DPRD memiliki peran strategis dalam mendukung berbagai agenda kedewanan. Karena itu, setiap aparatur dituntut mampu bekerja secara cepat, tertib, profesional, dan memiliki koordinasi yang baik.
Apel pagi menjadi salah satu sarana untuk menyamakan persepsi dan membangun kesiapan seluruh jajaran sebelum menjalankan tugas.
“Disiplin harus dimulai dari hal sederhana, tetapi dampaknya harus terasa dalam kinerja,” menjadi semangat yang perlu diterjemahkan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.
Maifrizon menempatkan kedisiplinan sebagai salah satu fondasi dalam membangun lingkungan kerja yang tertib dan bertanggung jawab. Namun, disiplin tersebut diharapkan tidak berhenti pada kegiatan apel, melainkan diterapkan di ruang kerja melalui peningkatan produktivitas dan kualitas pelayanan.
Setiap aparatur diharapkan memahami tugas dan tanggung jawab masing-masing serta mampu memberikan kontribusi nyata dalam mendukung kelancaran aktivitas kelembagaan DPRD Provinsi Sumatera Barat.
Koordinasi Jadi Kunci
Selain kedisiplinan, koordinasi antarbagiannya menjadi bagian penting dalam menunjang pekerjaan Sekretariat DPRD. Komunikasi internal yang solid diperlukan agar setiap agenda kedewanan dapat dipersiapkan dan dilaksanakan secara terarah.
Tidak hanya hadir secara fisik, aparatur juga dituntut hadir dengan tanggung jawab dan profesionalisme. Kehadiran harus sejalan dengan produktivitas, ketepatan waktu, serta kualitas pelayanan.
Sebab, setiap dukungan administratif, teknis, maupun pelayanan memiliki keterkaitan dengan kelancaran pelaksanaan fungsi kelembagaan DPRD.
Karena itu, semangat kebersamaan yang dibangun melalui apel pagi diharapkan terus dibawa ke ruang kerja. Barisan boleh dibubarkan, tetapi semangat disiplin, koordinasi, dan tanggung jawab harus tetap berjalan.
Pada akhirnya, apel pagi bukan tentang seberapa rapi barisan berdiri, melainkan bagaimana nilai kedisiplinan tersebut diwujudkan menjadi kinerja aparatur yang semakin solid, profesional, dan bertanggung jawab.
Sekretariat DPRD Provinsi Sumatera Barat terus mendorong penguatan budaya kerja tersebut sebagai bagian dari upaya memberikan dukungan optimal terhadap seluruh agenda dan tugas kedewanan.
MMNEWS — Dari Ranah Minang untuk Indonesia.
Editor: Zamri Yahya, WU







