MMNews, Perilaku menyimpang tawuran menjadi perhatian khusus Wakil Ketua DPRD Sumbar Evi Yandri Rajo Budiman. (17 Maret 2025)
“Bahkan bapak/ibu, di kalangan pelaku tawuran itu juga ada reward (Reward adalah penghargaan atau imbalan yang diberikan kepada seseorang atau sesuatu karena telah mencapai tujuan, mencapai prestasi, atau menunjukkan perilaku yang diinginkan, red),” ungkap Evi Yandri.
Menurut Evi Yandri, bagi pelaku tawuran yang berhasil “mendarahi” (melukai lawan, red) senjata tajamnya, maka oleh pelaku tawuran lainnya atau ketua geng mereka, dikasih reward menginap di hotel mewah (Evi Yandri menyebut nama hotelnya, tapi redaksi sengaja tidak menuliskan, red).
“Tak hanya sekedar menginap di hotel mewah, tapi juga ditemani oleh para dayang-dayang. Bapak/ibu pahamlah apa maksud perkataan saya,” urai Evi lagi.
Evi Yandri juga bercerita panjang lebar soal peningkatakan jumlah aksi dan kelompok yang terlibat tawuran.
“Kemaren, kami turun langsung ke lapangan, ke Tampat Durian Koronggadang, ke kampung Buya Yahya (merujuk Pimpred BentengSumbar.com yang hadir pada kesempatan itu, red) itu untuk mengatasi tawuran. Sudah sampai ke pelosok kampung mereka,” terang Evi Yandri.
“Tiap tahun mengalami peningkatan. Ini sudah tahap yang sangat mengkhawatirkan. Kita perlu dukung program Kapolda menciptakan zero tawuran dan balapan liar di Kota Padang,” tegasnya.
Tak lupa Evi Yandri Rajo Budiman pada kesempatan “Subuh Mubarokah” di musala Muthatohirin tersebut memberikan reward kepada bebera orang generasi muda yang ikut salat berjamaah.
“Saya senang melihat anak muda yang salat subuh berjamaah di masjid. Izinkan saya memberikan reward kepada mereka, meski tak seberapa,” katanya.
Masing-masing generasi muda diberikan reward Rp200 ribu yang dibagikan melalui tangan ketua pemuda setempat. (*)
(Humas DPRD SB)








