Today

Hari Pertama MTQ Nasional XXXI: 12 Kafilah Sumbar Berjuang Ukir Prestasi di Semarang

SEMARANG, MMNEWS — Semangat dan perjuangan kafilah Sumatera Barat (Sumbar) mulai diuji pada hari pertama babak penyisihan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional XXXI di Kota Semarang, Minggu (13/9/2026). Sebanyak 12 peserta asal Ranah Minang dijadwalkan tampil di sejumlah arena perlombaan untuk mengharumkan nama Sumatera Barat di tingkat nasional.

Hari pertama kompetisi menjadi momentum penting bagi para qari, qariah, hafiz, hafizah, serta peserta cabang musabaqah lainnya untuk menunjukkan kemampuan terbaik yang telah dipersiapkan sebelum ajang bergengsi tersebut.

Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setdaprov Sumbar, Edi Dharma, mengajak seluruh peserta tampil percaya diri, fokus, dan memberikan penampilan maksimal dalam setiap cabang yang diikuti.

“Kita berharap seluruh qari-qariah Sumatera Barat dapat tampil maksimal. Persiapkan diri dengan baik dan berikan kemampuan terbaik dalam setiap penampilan,” ujar Edi.

12 Peserta Sumbar Tampil di Berbagai Cabang

Pada sesi pagi, Daffa Raffasya mengawali perjuangan Sumbar melalui cabang Tilawah Anak-Anak Putra di Convention Hall Masjid Agung Jawa Tengah. Sementara itu, Roza Rezki mengikuti cabang Qira’at Mujawwad Dewasa Putra dan Saufa Atika Ulya tampil pada cabang Qira’at Mujawwad Dewasa Putri di Lapangan Simpang Lima.

Di lokasi berbeda, empat peserta Sumbar, yakni Mukhlis Ibrohim, Indah Khairannisa, Arizi Akbar, dan Rindu Annisa, berkompetisi pada cabang Seni Kaligrafi Al-Qur’an di Auditorium Imam Bardjo, Universitas Diponegoro (Undip) Semarang. Perlombaan kaligrafi berlangsung sejak pagi hingga sore hari.

Memasuki sesi siang, perjuangan kafilah Sumbar berlanjut melalui sejumlah cabang lainnya. Amelia Rahma tampil pada cabang Hafalan 5 Juz dan Tilawah Putri di Rumah Dinas Wali Kota Semarang. Pada waktu yang sama, Daffa Hadaya mengikuti cabang Hafalan 20 Juz Putra di Auditorium Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah.

Dua peserta lainnya, Revoranda Sudarman dan Raihana Hamdani, tampil pada cabang Tafsir Bahasa Inggris Putra dan Putri di Gedung Semeru BP2KLK Kota Semarang.

Sementara itu, Zukhrufil Shadri dijadwalkan mengikuti cabang Tilawah Remaja Putra di Convention Hall Masjid Agung Jawa Tengah.

Rangkaian penampilan tersebut menjadi bagian dari perjuangan panjang kafilah Sumbar dalam ajang MTQ Nasional XXXI yang mempertemukan peserta terbaik dari berbagai provinsi di Indonesia.

Edi Dharma: Jangan Jadikan Persaingan sebagai Beban

Edi Dharma mengingatkan para peserta agar tidak menjadikan persaingan sebagai beban. Menurutnya, setiap penampilan merupakan kesempatan untuk menunjukkan kemampuan, mengasah pengalaman, sekaligus membawa nama baik Sumatera Barat di panggung nasional.

“Yang paling penting tetap fokus, percaya diri, dan menjaga semangat. Kita memberikan dukungan penuh agar mereka mampu meraih hasil terbaik untuk Sumatera Barat,” katanya.

Ia berharap seluruh peserta dapat menjaga kondisi fisik dan mental, memanfaatkan waktu dengan baik, serta tetap menjunjung tinggi sportivitas selama mengikuti perlombaan.

MTQ Nasional XXXI Berlangsung hingga 19 September

MTQ Nasional XXXI dijadwalkan berlangsung pada 13–19 September 2026 di 12 majelis yang tersebar di berbagai lokasi di Kota Semarang. Para peserta akan berkompetisi dalam beragam cabang dan golongan musabaqah, dengan mengedepankan kemampuan, ketelitian, serta penghayatan terhadap nilai-nilai Al-Qur’an.

Bagi kafilah Sumatera Barat, hari pertama perlombaan merupakan langkah awal untuk kembali mengukir prestasi dan mengharumkan nama daerah di tingkat nasional.

Dukungan serta doa masyarakat Sumbar diharapkan terus mengiringi perjuangan seluruh peserta hingga rangkaian MTQ Nasional XXXI berakhir.

Dari Ranah Minang, berjuang dengan Al-Qur’an untuk prestasi dan kemuliaan bangsa.

(Adpsb/bud — MMNEWS)