OPINI
Oleh: Advokat Buya Ki Jal Atri Tanjung, S.Pd., S.H., M.H.
Rajo Amat Mudo
Sekretaris Umum Dewan Pimpinan MUI Provinsi Sumatera Barat
Ada rasa syukur, haru, bangga, dan bahagia yang tak terhingga ketika menyaksikan salah seorang anak didik mencapai puncak perjalanan akademiknya. Alhamdulillah, Allah SWT telah menakdirkan Prof. Dr. Alfitra, S.H., M.Hum. dikukuhkan sebagai Guru Besar bidang Ilmu Hukum Pidana pada Fakultas Syariah dan Hukum UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.
Bagi seorang guru, pencapaian seorang anak didik bukan sekadar tentang gelar dan jabatan akademik. Lebih dari itu, ada kebahagiaan tersendiri ketika melihat ilmu, ketekunan, kerja keras, serta doa yang selama ini menyertai perjalanan pendidikan berbuah menjadi sebuah prestasi yang membanggakan.
Ibarat menanam sebutir benih, seorang guru mungkin tidak selalu menyaksikan langsung bagaimana benih itu tumbuh. Namun, ketika suatu hari benih tersebut berkembang menjadi pohon yang kokoh dan rindang, tentu muncul rasa haru dan kebanggaan yang sulit diungkapkan dengan kata-kata.
Demikian pula dengan perjalanan Prof. Dr. Alfitra. Pencapaian sebagai Guru Besar merupakan buah dari proses panjang, kesungguhan dalam menuntut ilmu, dedikasi terhadap dunia pendidikan, serta komitmen untuk terus mengembangkan ilmu pengetahuan.
Namun, Guru Besar bukanlah akhir dari perjalanan. Justru merupakan awal dari amanah yang lebih besar.
Di balik gelar akademik tertinggi tersebut terdapat tanggung jawab untuk terus mengajar, meneliti, membimbing generasi muda, mengembangkan ilmu pengetahuan, serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, bangsa, dan agama.
Ilmu yang tinggi akan semakin bermakna apabila diiringi dengan keteladanan dan pengabdian.
Allah SWT mengajarkan kepada kita sebuah doa yang sangat indah dalam QS. Thaha ayat 114:
“Ya Tuhanku, tambahkanlah kepadaku ilmu.”
Doa tersebut mengingatkan kita bahwa perjalanan mencari ilmu tidak pernah berhenti. Semakin tinggi ilmu seseorang, semakin besar pula tuntutan untuk mengamalkannya dan memberikan manfaat bagi sesama.
Saya berharap, dengan amanah baru sebagai Guru Besar, Prof. Dr. Alfitra, S.H., M.Hum. dapat terus menjadi sumber inspirasi bagi mahasiswa, akademisi, praktisi hukum, dan masyarakat luas.
Semoga ilmu yang dimiliki menjadi ilmu yang bermanfaat, amal jariyah, serta jalan keberkahan, bukan hanya bagi diri sendiri dan keluarga, tetapi juga bagi almamater, bangsa, dan agama.
Barakallahu laka, Prof.
Selamat atas pengangkatan sebagai Guru Besar. Selamat mengemban amanah baru. Teruslah menjadi lentera ilmu yang menerangi generasi dan menghadirkan kemanfaatan bagi umat.
Pekanbaru, 12 September 2026
Advokat Buya Ki Jal Atri Tanjung, S.Pd., S.H., M.H.
Rajo Amat Mudo
Sekretaris Umum Dewan Pimpinan MUI Provinsi Sumatera Barat
MMNEWS — Mimbar-MinangNews.com






