Oleh Labai Korok
Sudah saatnya program Pemerintah Kota Padang memanjakan orang tua (Lansia) dalam pelayanan umum terkhusus transportasi publik yang mudah diakses. Orang tua (Lansia) Kota Padang butuh perhatian Pemkot Padang untuk sarana itu.
Sepanjang pengamatan publik, saat ini transportasi yang diciptakan terkhusus untuk orang tua (lansia) tidak layak. Nasib orang tua (Lansia) naik kendaraan umum disamakan saja dengan warga yang masih kuat, muda, generasi melenial dan lainnya. Seharunya dibedakan, minimal dilengkapi pasilitasnya khusus orang tua (Lansia) tersebut.
Kondisi tidak adanya angkutan kota (angkot) untuk orang tua (Lansia) Penulis rasakan disaat menaikkan kendaraan umum tersebut beberapa hari ini di Kota Padang yang ku jaga dan ku bela ini. Orang tua (Lansia) sangat kesulitan naik angkutan umum di Kota Padang ini.
Disamping itu angkutan umum di kota Padang sudah berumur tua pula, sampai-sampai sopirnya pun juga tua, kondisi ini tidak ramah untuk orang tua (lansia). Berbahaya.
Sudah saatnya Padang ciptakan Kota ramah untuk orang tua (Lansia), maksutnya adalah segala bentuk sikap, tindakan, layanan, maupun lingkungan fisik yang dirancang untuk memberikan rasa aman, nyaman, hormat, dan memfasilitasi kebutuhan para lanjut usia.
Ramah lansia bertujuan agar orang tua tetap dapat hidup sehat, aktif, mandiri, dan berdaya. Orang tua (Lansia) bisa juga merasakan kebahagiaan dengan adanya pasilitas khusus tersebut.
Seandainya keadaan ramah untuk orang tua (Lansia) dalam menikmati layanan transportasi publik ini tidak ada, ini sangat beresiko pada orang tua tersebut dalam kehidupannya, ini sama dengan Pemerintah Kota menciptakan kematian cepat bagi orang tua (Lansia) tersebut.
Penulis mengajak Kita semua di Sumatera Barat ini terhusus Kota Padang agar secepatnya ciptakan keadaan pelayanan umum Ramah Untuk Orang Tua (Lansia) tersebut.
Setelah itu angkutan kota Padang secepatnya diremajakan dengan pola pemberdayaan tidak mematikan usaha angkutan yang sudah berjasa puluhan tahun di Kota Padang ini.






