Today

Negara Tetangga Pecat Pejabatnya, Pejabat Sumbar Keluar Kota Saat Galodo

Oleh Labai Korok

Seorang tokoh Djogja mengirim wa, “sedih Saya” ; kataya, “Kami perantau Minang kumpulkan Donasi bencana galodo di Djogja, ternyata Pejabat Sumbar pergi jalan ke Djogja, tidak punya perasaan” ; kata perantau Minang yang sudah puluhan tahun di Djogja.

Begitu mental pejabat negara Indonesia ini, bahwa empati tidak nampak dalam penanganan kasus bencana galodo, banjir di kawasan Sumatera ini, dilihat dari medsos, terkesan pejabat hanya sekedar kunjungan sambil jalan-jalan, ada yang ketawa-ketawa, ada yang sekedar ambil konten atau foto agar viral, ada yang datang seperti pergi pesta, mereka datang lalu pulang.

Begitu bentuk perlakuan pejabat yang hadir, tidak ada satupun pejabat yang menyatakan mintak maaf atas bencana yang terjadi, atau menjelaskan tahapan tahap paska bencana ini dengan tidak menetapkan status bencana nasional.

Andaikan dilihat dari ketegasan negara tetangga yang juga mengalami banjir, bencana, sikap jelas untuk membantu masyarakat seperti di Thailand.

Tetangga Kita, Thailand juga menjadi salah satu negara yang terkena banjir besar akhir pekan kemarin.

Dalam update AFP, Kamis (2/12/2025), diketahui 176 orang tewas di negara tersebut karena banjir yang menyapu wilayah selatan,

Hat Yai, Provinsi Songkhla.
Hal ini pun membuat tekanan muncul ke pemerintah Perdana Menteri (PM) Anutin Charnvirakul dan pemerintah daerah. Alhasil sejak bencana terjadi, pemerintah pusat telah mencopot bupati Hat Yai dan memindahkan kepala polisinya.

Kedua pejabat itu dianggap paling bertanggung jawab atas kerusakan dan banyaknya korban yang jatuh. “Warga tidak menerima peringatan yang jelas dari pihak berwenang setempat karena hujan deras meningkatkan ketinggian air, membuat banyak orang terjebak di dalam rumah mereka,” ujar laporan Reuters.

Samping itu bencana banjir pun membuat PM Anutin meminta maaf atas kegagalan negara bagian dalam melindungi masyarakat yang terdampak banjir. Ia berjanji akan melakukan perbaikan.

Nah begitu ketegasan dan kejelasan sikap dari suatu negara, pimpinan negara terhadap pejabat yang lalai dan tidak memiliki empati pada masyarakat.

Sekarang pertanyaan, pejabat Sumbar yang pergi jalan keluar kota (Djogja) kemarin, diapakan bagus, negara harus seperti apa kepada mereka. Banyak netizen mengusulkan juga dipecat atau di PAW jabatannya seperti sikap dan ketegasan di Negara Thailand tersebut.