Mimbar-MinangNews.com, Tangerang Selatan – Momentum regenerasi kepemimpinan mahasiswa Minang di wilayah Cirendeu mencapai puncaknya pada Jumat, 16 Januari 2026. Bertempat di Auditorium FIP Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ), jajaran pengurus Keluarga Mahasiswa Minang (KMM) Cirendeu periode terbaru resmi dilantik dalam sebuah prosesi yang sarat dengan nuansa kekeluargaan dan budaya.
Acara ini menjadi ajang silaturahmi akbar yang mempertemukan elemen mahasiswa dengan para tokoh senior. Kehadiran Ketua KMM Jakarta Raya, Hafiz Septian Mubaraq, serta Ketua DPD IKM Tangerang Selatan berserta jajaran, Zikri Putra Pratama, S.E. anak muda inspirator di tanah rantau memberikan legitimasi sekaligus suntikan semangat bagi pengurus yang baru mengucap sumpah jabatan. Para tokoh yang hadir berpesan agar organisasi ini terus menjadi wadah “pambaleh mudiak” bagi mahasiswa dalam menjaga identitas budaya di perantauan.
Di bawah kepemimpinan Zamrud Sabdi Putra, KMM Cirendeu periode ini mengusung filosofi “Taguah Basamo Mambaok Parubahan”. Tagline tersebut mencerminkan komitmen pengurus untuk mengutamakan soliditas internal sebagai fondasi utama dalam menggerakkan roda organisasi. Kebersamaan dianggap sebagai kunci mutlak untuk membawa perubahan, baik dalam pola pembinaan anggota maupun dalam kontribusi sosial kepada masyarakat sekitar di Tangerang Selatan.
Rangkaian acara pelantikan berlangsung dengan khidmat, dimulai dari menyanyikan lagu kebangsaan hingga prosesi simbolis serah terima amanah. Berbagai bidang kerja yang telah dibentuk—mulai dari Organisasi, Paga Nagari, Raga dan Kreasi, hingga Hubungan Strategis—kini telah siap menjalankan fungsinya masing-masing untuk satu tahun ke depan.
Pelantikan ini tidak hanya menandai pergantian pengurus secara administratif, tetapi juga menjadi momentum bagi mahasiswa Minang di Cirendeu untuk mempertegas peran mereka sebagai intelektual muda yang tetap berpijak pada nilai-nilai luhur adat Minangkabau. Acara ditutup dengan ramah tamah dan foto bersama, menandai babak baru perjalanan KMM Cirendeu di tengah dinamika dunia kemahasiswaan.






