Today

Era Baru Muhammadiyah Muaro Pingai: Empat Ranting Resmi Berdiri dan Dikukuhkan Sekaligus


MMNews, Kabupaten Solok — Rabu, 14 Januari 2026 menjadi tonggak sejarah penting bagi perkembangan Persyarikatan Muhammadiyah di Nagari Muaro Pingai, Kabupaten Solok. Pada hari yang penuh berkah tersebut, empat ranting organisasi Muhammadiyah resmi berdiri sekaligus, yakni Ranting Muhammadiyah, Ranting Aisyiyah, Ranting Pemuda Muhammadiyah, dan Ranting Nasyiatul Aisyiyah.

Pengukuhan kepengurusan keempat ranting tersebut dirangkai dengan peresmian pemakaian sekretariat baru, yang menjadi simbol dimulainya era baru gerakan dakwah, pendidikan, dan sosial Muhammadiyah di tingkat nagari. Momentum bersejarah ini disambut antusias oleh warga, tokoh masyarakat, serta kader-kader Muhammadiyah dan Aisyiyah setempat.

Acara pengukuhan dan peresmian dilakukan secara langsung oleh Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Aisyiyah, Dr. Tri Hastuti Nur Rochimah, M.Si, yang hadir memberikan arahan sekaligus motivasi kepada seluruh pengurus dan kader yang baru dikukuhkan.

Dalam sambutannya, Dr. Tri Hastuti menegaskan bahwa berdirinya empat ranting sekaligus merupakan capaian luar biasa yang menunjukkan kuatnya semangat kolektif, militansi kader, serta kesiapan masyarakat Muaro Pingai untuk membangun peradaban Islam berkemajuan. Menurutnya, ranting adalah ujung tombak gerakan Muhammadiyah yang langsung bersentuhan dengan umat.

“Ranting bukan hanya struktur organisasi, tetapi pusat gerakan dakwah, pemberdayaan, pendidikan, dan pelayanan sosial. Dengan berdirinya ranting Muhammadiyah, Aisyiyah, Pemuda Muhammadiyah, dan Nasyiatul Aisyiyah, maka ekosistem dakwah berkemajuan di Muaro Pingai telah terbentuk secara utuh,” ujarnya.

Peresmian sekretariat baru menjadi simbol kesiapan organisasi dalam menjalankan program-program nyata yang berdampak langsung bagi masyarakat, mulai dari penguatan keagamaan, pembinaan generasi muda, pemberdayaan perempuan, hingga kerja-kerja sosial kemasyarakatan.

Tokoh masyarakat setempat menyampaikan apresiasi dan harapan besar agar keberadaan empat ranting ini mampu menjadi motor penggerak perubahan positif di Nagari Muaro Pingai. Kehadiran Muhammadiyah dan organisasi otonomnya diyakini akan memperkuat nilai persatuan, kemandirian, serta kepedulian sosial di tengah masyarakat.

Dengan pengukuhan dan peresmian ini, Muhammadiyah Muaro Pingai resmi memasuki era baru gerakan dakwah dan pengabdian, membawa semangat Islam Berkemajuan untuk membangun nagari yang religius, berdaya, dan berkemajuan.