Today

Empat Ranting Muhammadiyah Resmi Terbentuk di Nagari Muaro Pingai, Simbol Kebangkitan Semesta Pascabencana

 

MMNews, Solok — Penantian panjang yang dilalui dengan kesabaran dan keikhlasan akhirnya berbuah manis. Di tengah jejak bencana banjir dan galodo yang sempat melanda, Nagari Muaro Pingai, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, kini menorehkan sejarah baru. Alhamdulillah, empat ranting Muhammadiyah resmi terbentuk sekaligus, lengkap dengan sekretariat dan plang nama organisasi. Peristiwa ini menjadi simbol kuat “Kebangkitan Semesta” dan bangkitnya peradaban baru berbasis nilai keislaman dan kemanusiaan.

Empat ranting yang terbentuk tersebut berada di bawah naungan Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Junjung Sirih, yakni Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM), Pimpinan Ranting Aisyiyah (PRA), Pimpinan Ranting Pemuda Muhammadiyah, serta Pimpinan Ranting Nasyiatul Aisyiyah. Pembentukan ini disambut penuh rasa syukur dan haru oleh warga persyarikatan dan masyarakat setempat karena menjadi tonggak penting penguatan dakwah Muhammadiyah di Nagari Muaro Pingai.

Proses terbentuknya empat ranting ini tidak terlepas dari peran strategis Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Sumatera Barat. MDMC tidak hanya hadir dalam misi kemanusiaan saat bencana, tetapi juga berperan sebagai penggerak dakwah dan konsolidasi organisasi pascabencana. Kehadiran MDMC menjadi energi penguat yang menyatukan niat baik para inisiator dengan struktur persyarikatan.

Niat awal pembentukan ranting ini berangkat dari Ilma Sovri Yanti yang terinspirasi oleh kisah perjuangan ibunya, Zubedah, yang pada masa lalu mendakwahkan Aisyiyah di Muaro Pingai bersama ayahnya, Abdul Khatib Malin Mancayo. Bersama Farid Ari Fandi, niat tersebut kemudian difasilitasi oleh MDMC Sumatera Barat hingga terhubung dengan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sumatera Barat.

MDMC Sumatera Barat hadir memberikan tausiyah, membangkitkan semangat kebersamaan, sekaligus menjadi “jembatan emas” yang membuka jalur komunikasi antara para inisiator lokal dan pimpinan persyarikatan. Hal ini melahirkan semangat baru bagi kader Muhammadiyah di Muaro Pingai untuk bangkit, berhimpun, dan bergerak bersama.

Dalam pelantikan tersebut, susunan kepengurusan empat ranting dibacakan oleh Sekretaris Nasyiatul Aisyiyah, Vira Angelina, yang juga menjabat Sekretaris Nagari Muaro Pingai. Untuk Pimpinan Ranting Muhammadiyah, Ahmad Ghafar dipercaya sebagai ketua dengan Diri Puherman sebagai sekretaris. Pimpinan Ranting Aisyiyah dipimpin oleh Ilma Sovri Yanti dengan Vira Angelina sebagai sekretaris. Pimpinan Ranting Pemuda Muhammadiyah diketuai Mike Hardiyanto dan sekretaris MJ Ibrahim Habibi. Sementara itu, Pimpinan Ranting Nasyiatul Aisyiyah dipimpin Noves Komala Sari dengan sekretaris Dora Indriati.

Ketua MDMC Sumatera Barat, Portito, S.Pd.I., menegaskan bahwa terbentuknya empat ranting ini merupakan awal kebangkitan dakwah berkemajuan di Muaro Pingai. Ia berharap Muhammadiyah dan seluruh ortomnya dapat menjadi motor penggerak perubahan, menghadirkan solusi keumatan, serta memperkuat nilai kemanusiaan dan kebersamaan di tengah masyarakat.