Today

Air Jadi Obat di Tanah Amblas Situjuah, Fenomena Sinkhole

Oleh Labai Korok

Mimbar-minangnews.com – Tanah amblas, lalu terbentuk lubang menganga berisi air, istilahnya fenomena sinkhole yang muncul di Nagari Situjuah Batua, Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat.

Seking fenomenanya kejadian ini membuat banyak warga berkunjung, hadir melihat lokasi itu, saat ini tempat itu sudah jadi tempat wisata karena masyarakat juga sudah membawa ole-ole dalam bentuk air berasal dari lubang tersebut.

Fenomena ini andaikan tidak diawasi oleh Ninik Mamak, Ulama dan pihak lainnya, Penulis yakini akan beredar info-info yang bisa menyesatkan warga secara moral, secara akidah, secara sosial budaya, ini perlu diwaspadai.

Penulis aja yang jauh dari lokasi itu sudah mendapat informasi yang membuat diri ini geleng-geleng kepala, ada info yang Penulis dapat bahwa sinkhole itu airnya bisa jadi obat segala penyakit, didalam dasar air ada binatang besar yang muncul, ada juga yang mengatakan didalam ada ikan emas, macam-macam saja cerita yang membuat warga akhirnya berkunjung dan melakukan giat yang bisa menyesatkan secara akidah, moral, sosial budaya dan lainnya.

Sekarang masyarakat sudah ada kepercayaan bahwa air itu bisa jadi obat, akhirnya warga tampak antre mengambil air yang mengalir dari lokasi fenomena alam berupa sinkhole di Jorong Tepi, penulis kutip dari media lokal Payakumbu, Kamis (8/1/2025) sore.

Dalam bertanya warga beralasan, air tersebut sebagai oleh-oleh dan obat pertanda sudah pernah berkunjung kelokasi terjadinya fenomena alam tersebut.

Bahkan Wali Jorong Tepi, Salmi, mengatakan pengunjung terus berdatangan ke lokasi fenomena sinkhole di Jorong Tepi, Nagari Situjuah Batua, Kecamatan Situjuah Limo Nagari, Kabupaten Limapuluh Kota, untuk mengambil air yang keluar dari lubang sinkhole tersebut.

Menurut Salmi, pengunjung yang datang memiliki keyakinan bahwa air dari lubang sinkhole itu dapat memberikan manfaat bagi kesehatan apabila diminum.

“Pengunjung datang berbondong-bondong untuk mengambil air dari lubang sinkhole. Mereka meyakini air tersebut bisa menyembuhkan penyakit,” kata Salmi.

Ia menjelaskan, pada awalnya air diambil langsung dari dalam lubang sinkhole. Namun, kondisi di sekitar lokasi yang memiliki banyak retakan dinilai berisiko bagi keselamatan pengunjung akhirnya dibuat aliran khusus.

Keadaan warga berprilaku sudah mulai membuat cerita, sudah mulai membuat isu yang akhirnya diyakini, ini perlu diwaspadai oleh para Ninik Mamak, para ulama dan pihak-pihak lain yang berwenang.

Sudah saatnya pemangku kepentingan memberi edukasi kepada warga bahwa fenomena sinkhole ini hal biasa dalam alam, kejadian tidak mistik atau situasi yang akhirnya jadi kepercayaan membuat akidah rusak, sosial budaya hilang, dan lainnya.

Usulan Penulis, Pemerintah Propinsi dan Pemerintah Kabupaten Lima Puluh Kota lakukan keputusan ambil alih kawasan itu, tutup pakai seng yang menyebabkan warga tidak lagi bisa berkunjung, lalu lakukan penelitian untuk itu.

Jika airnya memang bagus, maka Pemerintah Daerah tunjuk perusahaan daerah untuk mengelola air tersebut menjadi air kemasan asli situjuah.