Padang, Mimbarminangnews.com – Kota Solok yang terkenal dengan berasnya yang sangat bagus dan telah mendunia, mempunyai Luas lahan 2136 hektare, Kimi dialiri air yang bersumber dari irigasi teknis yang mempunyai luas lebih kurang dari 900 hektare, dn selebihnya adalah sawah tadah hujan dan untuk memenuhi kebutuhan air sawah maka bersama sama dicarikan solusi terbaik.
.
Daswippetra Datuak Manjinjiang Alam, Se. MSi, yang juga merupakan anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat berasal dari daerah Solok, beberapa waktu kemarin, menerima aspirasi masyarakat petani yang mengeluhkan tentang minimnya pengaliran air untuk beberapa wilayah di daerah persawahan mereka.
Tidak tingal diam dan berpangkuntangan, Datuak Pangilan akrab Dawirppetra, lansung memberikan harapan terindah bagi sang petani yang mengalami kurang nya pasokan air untuk sawah meraka, melalui ESDM dinas Provinsi Sumbar, Dinas Pertanian dan Dinas Pekerjaan Umum Kota Solok, beliau lansung melakukan koordinasi untuk hal tersebut, dan merencanakan dalam waktu dekat akan membangun sumber air dari air tanah.
Tidak sampai di situ saja, Datuak juga lansung melakukan survei serta penelitian untuk pembangunan lahan air tanah untuk para petani yang membutuhkan.
” Kita lansung koordinasi dengan Dinas terkait seperti ESDM Provinsi Sumbar, Dinas Pertanian Kota Solok dan Dinas Pekerjaan Umum Kota Solok, ” ujar beliau kepada mimbarminangnews.com.
In Shaa Allah, dalam waktu dekat, apa yang diinginkan para petani dapat kita wujudkan, semoga nantinya hasil panen para petani semakin baik, sebab Bareh Solok adalah ikon beras nya Provinsi Sumatera Barat dan juga sudah menjadi lagu Minang yang sangat terkenal yakni “Bareh Solok” (Acha)








