Today

Tempat Pemakaman Umum, Tahun 2009 Yohanes Wempi Sudah Usulan

mimbarminangnews.com – Saat pembahasan paska gempa 2009, dsidang DPRD Kabupaten Padang Pariaman, Yohanes Wempi sudah menyarankan agar Padang Pariaman memiliki tempat pemakaman umum (TPU) milik Propinsi atau Pemerintah Kabupaten, ide ini muncul melihat banyaknya korban gempa yang tidak bisa dimakamkan, karena mereka adalah perantau yang tidak punya pandan pakuburan kaum suku.

Usulan ini tidak begitu direspon baik, dengan alasan masih banyak pandan pakuburan yang bisa dimanfaatkan atau ditompangkan untuk menguburkan jenazah yang meninggal pada waktu itu.

Ternyata ide perlunya TPU di Padang Pariaman itu muncul kembali ketika Yohanes Wempi mengadakan kampanye disalah satu perumahan yang ada di Padang Pariaman. Warga perumahan yang nota bene banyak pendatang luar Minang meminta jika Yohanes Wempi jadi anggota dewan Propinsi Sumatera Barat, maka dorong dibangun TPU yang pemanfaatnya gratis atau siapa yang meninggal bebas dikubur disini.

Yohanes Wempi yang sudah lama memikirkan itu dan sudah mengusulkan itu, dengan komitmen terpilih nanti, akan menghadirkan tempat pemakaman umum untuk kaum duafa atau perantau-perantau yang tidak punya pandan pakuburan kaum.

Kondisi pelu adanya TPU tersebut sudah dirasakan, salah seorang perantau bersuku diluar minang meninggal, sudah mau malam belum bisa dikubur karena tempat dikubur belum ditemukan alias tidak ada di Padang Pariaman ini.

Akhirnya berkat pertolongan bersama, jenazah dikuburkan di kota Padang secara khidmat, untung kota Padang punya TPU yang bisa menampung semua orang, akhirnya ada tempat mereka dikuburkan.

Mendengan cerita itu, maka Yohanes Wempi akan mewujudkan dibangunya kawasan TPU tersebut, barang tentu agar TPU tersebut tidak terkesan angker maka dikawasan TPU perlu dibuat keadaanya semua orang bisa berziarah secara nyaman dan melahirka. Kebahagiaan.