Today

Wakil Ketua Iqra Chissa Terima Aspirasi Buruh di DPRD Sumbar, 10 Tuntutan Disampaikan

PADANG, MMNEWS — Puluhan pekerja dan buruh menggelar aksi damai di depan Gedung DPRD Sumatera Barat, Kamis (10/9/2026). Mereka menyuarakan sejumlah persoalan ketenagakerjaan sekaligus memperjuangkan kepastian kerja, perlindungan hak buruh, serta kondisi kerja yang lebih layak dan manusiawi.

Salah satu aspirasi disampaikan perwakilan driver Maxim, Darma, yang menyoroti persoalan potongan aplikasi. Menurutnya, pajak aplikasi serta fitur turbo dinilai cukup memberatkan para pengemudi, khususnya mereka yang berasal dari kelompok ekonomi menengah ke bawah.

Sekitar setengah jam massa menyampaikan orasi. Sejumlah perwakilan DPRD Sumbar kemudian menemui peserta aksi. Namun, massa meminta agar aspirasi mereka diterima langsung oleh pimpinan DPRD Sumbar.

Aksi sempat dihentikan ketika memasuki waktu azan Zuhur. Setelah itu, massa kembali melanjutkan penyampaian aspirasi.

Tak lama kemudian, Wakil Ketua DPRD Sumbar Muhammad Iqra Chissa Putra, bersama sejumlah perwakilan Komisi II dan Komisi III serta Sekretaris DPRD Sumbar, turun menemui massa.

Kehadiran Iqra Chissa disambut peserta aksi. Ia kemudian menerima langsung tuntutan yang disampaikan para buruh.

10 TUNTUTAN BURUH

Dalam aksi tersebut, massa menyampaikan 10 tuntutan utama, yaitu:

  1. Mewujudkan Undang-Undang Perlindungan Ketenagakerjaan yang pro-buruh.
  2. Menjamin kepastian kerja, menghentikan eksploitasi, sistem outsourcing, PKWT, serta mencegah penyalahgunaan pemagangan.
  3. Menjamin hak upah buruh secara layak dan bermartabat.
  4. Menjamin dan melindungi pekerja platform, serta pekerja yang terdampak transisi iklim.
  5. Menjamin hak pesangon buruh dan mencegah PHK sepihak.
  6. Memperkuat serikat pekerja, sekaligus menjamin kebebasan berserikat dan hak mogok kerja.
  7. Menjadikan keselamatan dan kesehatan kerja serta kesejahteraan pekerja sebagai tujuan utama pembangunan.
  8. Memberikan sanksi dan menegakkan hukum terhadap perusahaan yang melanggar hak-hak buruh.
  9. Menjamin dan melindungi buruh perempuan, buruh disabilitas, serta pekerja rentan lainnya.
  10. Menjalankan program upskilling dan reskilling bagi buruh Indonesia.

Iqra: Aspirasi Buruh Akan Diteruskan

Usai menerima tuntutan, Muhammad Iqra Chissa Putra menyampaikan komitmennya untuk meneruskan aspirasi tersebut kepada pihak-pihak yang memiliki kewenangan.

“Kami akan meneruskan hal ini kepada yang berkompeten, sehingga kawan-kawan semua lebih nyaman dalam bekerja dan mendapatkan yang terbaik,” ujar Iqra.

Pernyataan tersebut disambut tepuk tangan dan sorakan dari massa aksi.

Iqra menegaskan, DPRD Sumbar memiliki kewajiban untuk memperjuangkan kepentingan masyarakat, termasuk memastikan masyarakat dapat bekerja dan mencari penghidupan secara layak dengan rasa aman dan nyaman.

“Kami akan selalu melakukan hal yang terbaik untuk masyarakat, dalam menjalani pekerjaan dengan rasa nyaman,” tambahnya.

Aksi Berakhir Kondusif

Aksi berlangsung hingga sekitar pukul 14.20 WIB. Setelah tuntutan diterima pimpinan DPRD Sumbar bersama sejumlah anggota dewan dan Sekretaris DPRD, massa secara bertahap membubarkan diri.

Pihak kepolisian yang melakukan pengamanan juga menggelar apel setelah aksi dinyatakan selesai.

Aksi berlangsung dengan penyampaian aspirasi secara terbuka dan berakhir dalam kondisi kondusif.

MMNEWS — Mimbar Minang News
Aktual, Lugas, Terpercaya