MMNEWS | PADANG — Wakil Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat, Nanda Satria, S.IP., mengapresiasi putusan hakim dalam perkara yang melibatkan Yogi, pemuda asal Kepulauan Mentawai, terkait layanan Starlink. Ia berharap perkara tersebut menjadi momentum evaluasi bersama mengenai pentingnya kepatuhan terhadap perizinan, ketertiban administrasi, serta penghormatan terhadap proses hukum.
Nanda menegaskan, setiap pelaku usaha wajib memastikan kegiatan yang dijalankan telah memenuhi ketentuan peraturan perundang-undangan. Menurutnya, kelengkapan dokumen dan legalitas usaha tidak boleh dipandang sebagai persoalan administratif semata, melainkan bagian penting dalam menciptakan kepastian hukum dan iklim usaha yang sehat.
“Saya mengapresiasi putusan hakim terhadap Yogi. Namun, kita juga harus melihat persoalan ini sebagai pembelajaran bersama. Para pengusaha harus lebih tertib dalam mengurus administrasi dan perizinan. Jangan menunggu muncul persoalan hukum, baru kemudian melakukan pembenahan,” ujar Nanda Satria.
Minta Pengusaha Proaktif Memeriksa Perizinan
Ia mengimbau para pelaku usaha untuk memeriksa kembali kelengkapan dokumen dan legalitas kegiatan usahanya, termasuk memastikan penggunaan maupun penyediaan layanan teknologi telah sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Apabila masih terdapat persyaratan yang belum terpenuhi, Nanda meminta agar segera dilakukan pembenahan melalui mekanisme resmi sesuai peraturan perundang-undangan.
“Kalau memang masih ada perizinan yang belum lengkap atau perlu diperbaiki, segera benahi melalui mekanisme yang berlaku. Jangan menganggap persoalan administrasi sebagai hal sepele. Ketertiban perizinan bukan hanya kewajiban, tetapi juga bentuk tanggung jawab pengusaha dalam menjalankan usahanya,” tegasnya.
Menurut Nanda, kepatuhan terhadap aturan akan membantu menciptakan lingkungan usaha yang kondusif, memberikan kepastian hukum, serta mendorong masyarakat untuk berinovasi tanpa mengabaikan kewajiban yang berlaku.
Hormati Aparat, Kedepankan Mekanisme Hukum
Selain menyoroti aspek perizinan, Nanda juga mengingatkan pentingnya menghormati aparat penegak hukum dalam menjalankan tugas dan kewenangannya. Ia mengajak masyarakat untuk menyikapi setiap proses hukum secara dewasa dan mengedepankan mekanisme yang tersedia apabila terdapat hal yang perlu dipersoalkan.
“Kita harus menghormati aparat penegak hukum dalam menjalankan tugas dan fungsinya. Jika ada hal yang perlu dipertanyakan atau dikoreksi, tentu ada mekanisme hukum yang dapat ditempuh. Jangan sampai kita mengabaikan hukum hanya karena tidak sejalan dengan harapan kita,” ungkapnya.
Meski demikian, ia menegaskan bahwa penghormatan terhadap aparat penegak hukum harus berjalan seiring dengan perlindungan hak masyarakat untuk memperoleh keadilan. Prinsip transparansi, keadilan, dan kepastian hukum harus tetap menjadi bagian penting dalam setiap proses penegakan hukum.
Perkuat Edukasi Perizinan hingga Wilayah Kepulauan
Nanda berharap perkara yang dihadapi Yogi menjadi bahan evaluasi bagi pelaku usaha maupun instansi terkait untuk memperkuat edukasi dan pembinaan mengenai prosedur perizinan.
Menurutnya, akses informasi yang jelas sangat penting, terutama bagi masyarakat di wilayah kepulauan seperti Mentawai. Dengan pemahaman yang memadai, masyarakat diharapkan dapat mengetahui persyaratan yang harus dipenuhi, batasan kegiatan yang diperbolehkan, serta prosedur pengurusan izin yang benar.
“Penegakan hukum harus kita hormati, sementara edukasi dan pembinaan kepada masyarakat juga harus diperkuat. Pemerintah dan instansi terkait perlu memastikan informasi mengenai perizinan tersampaikan dengan baik, sehingga masyarakat memahami apa yang boleh dilakukan, apa persyaratannya, dan bagaimana mengurusnya,” katanya.
Ia menilai, penguatan sosialisasi dan pendampingan perizinan dapat membantu mencegah persoalan serupa sekaligus memberikan kesempatan yang lebih baik bagi masyarakat untuk mengembangkan usaha secara legal.
Anak Muda Harus Berani Berinovasi dan Taat Aturan
Nanda menegaskan, Sumatera Barat membutuhkan generasi muda yang berani berinovasi, memanfaatkan perkembangan teknologi, dan menciptakan peluang usaha. Namun, semangat tersebut harus disertai pemahaman hukum serta kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku.
“Kita ingin anak-anak muda Sumatera Barat berani berinovasi dan mengembangkan usaha. Tetapi, keberanian itu harus dibarengi dengan pemahaman hukum dan ketertiban administrasi. Hormati proses hukum, benahi perizinan, dan pastikan semua kegiatan usaha berjalan sesuai aturan. Dengan begitu, kepastian hukum dan iklim usaha yang sehat dapat kita bangun bersama,” tutup Nanda Satria.
Ia berharap, sinergi antara pemerintah, aparat penegak hukum, dan masyarakat dapat terus diperkuat agar penegakan hukum berjalan dengan baik, edukasi perizinan semakin merata, serta ruang bagi generasi muda untuk berusaha dan berinovasi tetap terbuka.
MMNEWS — Informasi Aktual, Akurat, dan Terpercaya. (*)







