Bukittinggi, 14 April 2026 — Mimbar-minangnews.com — Pemerintah bersama para pemangku kepentingan melaksanakan survei bersama trase Jalan Tol Pekanbaru–Padang untuk Seksi Bukittinggi–Sicincin, Selasa (14/4/2026). Kegiatan ini melibatkan unsur pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta instansi teknis terkait guna memastikan kesiapan perencanaan pembangunan infrastruktur strategis tersebut.
Dinas Bina Marga, Cipta Karya, dan Tata Ruang (BMCKTR) Provinsi Sumatera Barat dalam kegiatan ini diwakili oleh Kepala Seksi Pembangunan, David Joni, ST, bersama tim teknis.
Survei diawali dengan peninjauan lokasi rencana exit tol di Kelurahan Aur Kuning, Kota Bukittinggi. Selanjutnya, tim bergerak menuju titik rencana interchange di wilayah Bukittinggi–Agam untuk menilai kesesuaian teknis, aksesibilitas, serta kondisi eksisting di lapangan.
Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan rapat pembahasan yang digelar di Aula Balai Kota Bukittinggi. Dalam forum tersebut, seluruh peserta juga melakukan penandatanganan Berita Acara Kesepakatan sebagai dasar tindak lanjut perencanaan.
Hasil survei menghasilkan kesepahaman bersama terkait titik simpang sebidang dan akses jalan yang akan menjadi acuan dalam penyusunan desain teknis lanjutan. Ke depan, pemerintah akan melanjutkan pembahasan teknis serta melakukan sosialisasi kepada masyarakat, khususnya terkait inventarisasi dan identifikasi lahan terdampak di wilayah Kabupaten Agam dan Kota Bukittinggi.
Kegiatan ini dinilai sebagai langkah strategis dalam mendorong percepatan pembangunan Jalan Tol Pekanbaru–Padang. Kehadiran tol tersebut diharapkan mampu meningkatkan konektivitas antarwilayah, memperlancar mobilitas barang dan jasa, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di Sumatera Barat dan sekitarnya.







