Oleh Labai Korok
Mimbar-minangnews.com – Seseorang telah menetapkan pilihan politik berarti yang bersangkutan sudah melakukan analisa politik jauh kedepan, pilihannya jadi petugas partai atau jadi politisi mampu memberikan warnah politik bagi NKRI ini.
Keduanya harus dijalani dalam pusaran politik, menurut Penulis Taufiqur Rahmat telah mengambil langkah menjadi politisi yang memberi warna didalam dunia politik.
Pilihan Taufiqur menjadi Ketua Umum DPW PSI Sumatra Barat merupakan langkah tepat dalam dunia politik yang saat ini posisinya kedepan susah ditebak, banyak kemungkinan terjadi.
Taufiqur melihat ini peluang yang memberikan tempat pada beliau untuk memberikan warna, memberikan suasana politik Indonesia semakin berada dititik keseimbangan dan dinamis.
Apalagi Presiden Prabowo Subianto memiliki karakter suka damai, suka negara ini stabil dan suka merangkul semua pihak, baik diposisi lawan maupun kawan.
Penulis membaca situasi dalam kontek politik bahwa Taufiqur ambil Ketua Umum DPW PSI itu tidak lah heran karena pindah mantan calon legislatif Partai Keadilan Sejahtera seperti Taufiqur Rahman ke partai lain itu sudah biasa atau lumrah, malah Caleg PKS yang pindah ke partai lain itu, akhirnya nasibnya bersinar dan bisa jadi Ketua Partai ditingkat Sumbar juga.
Taufiqur seperti mengikuti langkah seniornya yaitu Bung Andre Rosiade yang saat ini Anggota DPR RI dari Fraksi Gerindra. Saat ini Andre juga ditunjuk oleh Prabowo (Presiden RI) jadi Ketua DPW Gerindra Sumbar, sepertinya kedepan pun ketua Gerindra tak tergantikan.
Secara ilmu politik, lulusan Fisip Universitas Andalas, Taufiqur Rahmat ini melihat cela posisi politik jangka panjang menguntungkan, sehingga beliau memutuskan bergabung dengan kekuasaan.
Langkah Taufiqur ini juga suatu peluang jangka panjang, dimana politik ini tidak bisa ditebak, ibarat kekuasaan akan dipergulirkan, siap yang akan tahu kalau Prabowo dua priode dengan Gibran kakaknya Ketua Umum PSI pusat.
Situasinya Gibran jadi Presiden antar waktu dikarenakan Prabowo sudah ulah tahun yang ke 74, bisa saja terjadi. Nah cela takdir ini secara politik sagat menguntungkan bagi Taufiqur kedepannya.
Tentu semua hitungan politik menguntungkan, tapi contoh sudah membuktikan bahwa senior Taufiqur Rahmat yang dahulu jadi Caleg PKS Tangerang, tidak terpilih, lalu putar haluan pindah ke Gerindra, akhirnya jadi orang hebat, Sekali pindah langsung duduk jadi anggota DPR RI, dapat di komisi basah lagi waktu itu.
Penulis melihat secara politik, semua tindakan pindah-pindah partai itu sudah hal lumrah, apalgi di internal PKS, catatan Penulis diakh ir ini suda banyak yang keluar, masuk PKS, semuanya hitungan politik.
Langkah Taufiqur Rahmat menetap pilihan politik pada PSI Sumbar sudah tepat secara politik. Apalagi situasi politik kedepan tidak bisa dipastikan posisi kehidupan politiknya.








