Oleh Labai Korok
Saat ini Sumatera Barat tidak baik-baik saja, keadaan ini bisa dilihat dari pertumbuhan ekonomi yang rendah sebesar 3,94%, ini data paling mengkhawatirkan dalam kurun waktu 80 tahun Sumatera Barat ini ada.
Pertanyaannya apakah pertumbuhan ini bisa naik mencapai 5% dibulan Desember 2025 nanti, Penulis ragu jika melihat tren rata-rata pertumbuhan ekonomi yang terjadi paska tahun 2009 sampai 2024. Mari kita sama-sama saksikan kedepan.
Rendahnya pertumbuhan ekonomi daerah ini membuat Penulis semakin bertanya. Apakah Mahyeldi-vasko memasukan visi, misi, program unggulan saat kampanyenya kedalam RPJMD tahun 2025-2030 paska dilantik.
Seandainya visi, misi dan program unggulan saat kampanye tidak masuk secara totalitas dalam RPJMD saat ini, diyakini hasil capaian bisa tidak akan sesuai dengan janji kampanye. Tambah lagi OPD yang disusun sekarang orang tidak paham juga dengan jaji kampanye Mahyeldi-Vasko, maka diyakini makin tersesat Pemerintah Propinsi Sumatera Barat tersebut kedepan.
Ibarat berkuda pemegang kekangnya tidak sesuai dengan kuda dan bendi yang dibawanya saat ini, tentu akan membuat tren Pemerintah Propinsi kedepan menjadi menghawatirkan.
Menurut Penulis saatnya Mahyeldi-Vasko menunaikan janji politik saat kampanye, realisasi visi, misi, program unggulan yang pernah dijanjikan saat kampanye dahulu, yaitu “gerak cepat”. Maaf bukan sibuk berhias-hias, bacalak-calak diri seperti mau jadi penganten untuk ketiga priode lagi.
Sudah saatnya kerja nyata ditengah masyarakat, sudah saatnya hilangkan gimik, framing, konten-konten yang makin lama, masyarakat makin kecewa karena uang Pemerintah Propinsi habis karena acara seremonial, penyambutan, kunjungan atau rapat-rapat yang tidak jelas keuntungannya bagi masyarakat.
Andaikan bukak data, dipastikan serapan dana/anggaran seremonial, rapat-rapat, penyambutan itu lebih cepat dari pada anggaran batu masyarakat atau program fisik.
Momen HUT Propinsi Sumatera Barat yang ke 80 ini diharapkan Mahyeldi-Vasko gerak cepat, mari bantu masyarakat Sumbar, tentu tolak ukurnya adalah pertumbuhan ekonomi Sumbar ini bisa nomor 1 di daerah Sumatera akhir 2025 atau nomor 1 di Indonesia. Maaf jangan bangga Kita nomor buncit.








