Today

Proyek Drainase Rp1,7 Miliar di Surau Gadang Alami Kendala Warga Marah Karena Tak Pernah Disosialisasikan

Padang, Mimbar-minangnews.com – Proyek pembangunan drainase senilai Rp1,7 miliar yang dikerjakan Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Provinsi Sumatera Barat di Komplek KIP Surau Gadang, Kecamatan Nanggalo, terpaksa terhenti untuk beberapa saat.

Dikarenakan warga menolak keras penggalian karena tidak pernah ada sosialisasi resmi dari pihak kontraktor maupun pemerintah, padahal jalur drainase melewati tanah ulayat milik warga.

Salah seorang warga mengaku, kalau tanah yang terkena proyek tersebut adalah tanah milik nya.

“Tanah ini milik keluarga kami, ada sertifikatnya. Tapi kontraktor dan pemerintah main asal gali tanpa izin. Jelas kami merasa dirugikan dan tidak dihargai,” tegasnya beberapa waktu lalu.

Namun ketika, mimbarminangnews.com, mencoba melakukan konfirmasi kepada Kadis PSDA Sumbar Rifda, beliau mengakatan, semua telah dilakukan koordinasi kembali dengan masyarakat setempat, alhamdulillah semua dapat terselesaikan dengan kekeluargaan, dan pekerjaan dapat dilakukan kembali.

” Alhamdulillah semua telah dapat terselesaikan dan pengerjaan dapat berjalan kembali, sebab semua telah dilakukan sosialisasi, mungkin ada beberapa kendala sebelumnya, tapi semua telah kondusif, “ujar Rifda.

Sementara itu, untuk pengerjaan beberapa proyek. Lagi, yang sebelumnya ada dana dari Pokok Pikiran (Pikir) anggota DPRD Sumbar, yang tertahan, kini dapat dilakukan kembali. Dan anggaran tersebut telah bisa kita gunakan untuk pengerjaan pekerjaan yang lainya. (***)