MMNEWS – Iwan
Pasaman, Kamis (21/05/2026) – Pelaksanaan Job Fair Pasaman 2026 mendapat apresiasi tinggi dari Ketua DPRD Kabupaten Pasaman, Nelfri Asfandi. Kegiatan yang menghadirkan 20 perusahaan dari dalam dan luar negeri itu dinilai menjadi langkah nyata Pemerintah Kabupaten Pasaman dalam membuka akses lapangan pekerjaan dan menekan angka pengangguran.
Ribuan pencari kerja memadati GOR Tuanku Rao sejak pagi hari untuk mencari informasi dan mendaftarkan diri pada berbagai perusahaan yang membuka peluang kerja. Tingginya antusiasme masyarakat menunjukkan besarnya harapan generasi muda Pasaman untuk mendapatkan pekerjaan yang sesuai dengan kompetensi dan keahlian yang dimiliki.
Ketua DPRD Pasaman, Nelfri Asfandi, menilai Job Fair Pasaman 2026 bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan sebuah upaya konkret dalam mempertemukan pencari kerja dengan dunia usaha dan industri secara langsung.
“Kami mengapresiasi langkah cepat Pemkab Pasaman yang menghadirkan 20 perusahaan dalam satu forum. Ini bukti keseriusan pemerintah dalam membuka akses kerja bagi masyarakat,” ujar Nelfri Asfandi.
Meski memberikan apresiasi, Nelfri mengingatkan agar perusahaan-perusahaan yang terlibat memberikan perhatian khusus kepada tenaga kerja lokal. Ia berharap putra-putri Pasaman yang memenuhi kualifikasi dapat menjadi prioritas dalam proses rekrutmen.
“Harapan kami, perusahaan yang hadir benar-benar memprioritaskan putra-putri Pasaman. Jangan sampai masyarakat yang telah memenuhi persyaratan hanya menjadi penonton di daerah sendiri,” tegasnya.
Menurutnya, keberhasilan pelaksanaan Job Fair diharapkan mampu menekan angka pengangguran sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Apalagi, generasi muda Pasaman saat ini membutuhkan ruang dan kesempatan yang lebih luas untuk mengembangkan kemampuan serta berkontribusi terhadap pembangunan daerah.
Job Fair Pasaman 2026 sendiri menjadi salah satu program strategis Pemkab Pasaman dalam mempercepat penyerapan tenaga kerja. Kegiatan ini juga mendapat dukungan dari berbagai pihak, mulai dari Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Sumatera Barat, Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Padang, Balai Pelayanan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia, Kamar Dagang dan Industri Sumatera Barat, hingga unsur Forkopimda Kabupaten Pasaman.
Dengan tingginya animo masyarakat dan dukungan berbagai pihak, Job Fair Pasaman 2026 diharapkan menjadi momentum penting dalam memperluas kesempatan kerja serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang lebih inklusif.
“Kesuksesan pembangunan daerah tidak hanya diukur dari pertumbuhan ekonomi, tetapi juga dari seberapa banyak masyarakat mendapatkan kesempatan untuk bekerja dan meningkatkan kesejahteraannya,” tutup Nelfri.
(MMNEWS – Iwan)








