Pasaman, Mimbar-Minang.Com – 31/01/2026
Masyarakat jorong kampuang tampang ,Lubuak Ambacang nagari Ganggo Mudiak, Kampuang tanjuang alai nagari Ganggo hilia kembali merasa lega dan gembira, pasca di bangunya kembali jembatan gantung yang hancur dihantam banjir sungai batang Alahan Panjang Bonjol Pasaman pada berapa bulan yang lampau
Bantuan jembatan yang sedang dilaksanakan merupakan bantuan dari Presiden RI Prabowo Subianto melalui Mabes TNI bekerjasama dengan Pemerintah daerah Kabupaten Pasaman dan masyarakat setempat mulai dilaksanakan,
Selain itu pengerjaan jembatan gantung tersebut juga dibantu oleh Team asistensi jembatan gantung perintis Garuda Pusat zeni TNI angkatan darat (Mabesad)
Koptu diyaman, Praka Arif sufriyadi
dan Zidam (zeni Kodam)xx(Tuangku imam Bonjol.
Serka Sapto Budiono, dan jajaran Kodim 0305 Pasaman beserta Koramil Bonjol.
Dilokasi pembangunan jembatan terlihat Aparat TNI dan Puluhan Masyarakat setempat bahu membahu bekerja dari pagi sampai sore hari, berharap jembatan tersebut cepat selesai dan bisa dimanfaatkan masyarakat sekitar.
Dalam keterangannya team asistensi jembatan perintis Garuda melalui team asistensi Koptu Diyaman, Praka Arif Sufriyadi dinlapangan menjelaskan, Bencana alam yang terjadi di berbagai wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia telah mengakibatkan kerusakan signifikan terhadap infrastruktur jembatan sehingga berdampak langsung pada terhambatnya mobilitas masyarakat, terganggunya distribusi logistik, serta terputusnya akses pelayanan dasar pemerintahan dan sosial kemasyarakatan.
Kondisi tersebut memerlukan penanganan yang cepat, terukur, dan terkoordinasi lintas sektor.
Sehubungan dengan hal tersebut, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto memerintahkan kepada Kepala Staf Angkatan Darat untuk mengambil langkah strategis melalui percepatan pembangunan dan pemasangan jembatan darurat sebagai bagian dari upaya penanggulangan bencana dan bantuan kemanusiaan. Menindaklanjuti perintah tersebut, Kepala Staf Angkatan Darat selaku Komandan Satgas Jembatan mengoordinasikan pengerahan satuan-satuan zeni TNI AD untuk melaksanakan pembangunan, pemasangan, perbaikan, serta survei teknis jembatan darurat secara terencana, terpadu, dan berkelanjutan.
Dalam rangka menjamin kesatuan kebijakan, keselarasan perencanaan, dan efektivitas pelaksanaan tugas di lapangan, Kepala Staf Angkatan Darat menunjuk Pusat Zeni Angkatan Darat sebagai Koordinator Jembatan. Oleh karena itu, Kapusziad beserta jajaran telah melaksanakan pelatihan di Pusdikzi selama 1 minggu guna melatih para Tim Asistensi Teknis yang pada akhirnya mereka dikirim ke seluruh wilayah indonesia utk memberikan asistensi teknis jembatan gantung yang sudah dilaksanakan oleh jajaran Satuan Kewilayahan TNI AD di seluruh Indonesia
Dalam keteranganya Wali Nagari Ganggo Mudiak yang ikut bergoro di lokasi kepada awak media mengatakan, Atas nama Pemerintahan Nagari dan masyarakat Ganggo Mudiak khususnya dan Bonjol Umumnya mengucapkan terima kasih ya tak terhingga kepada Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto melalui Mabes TNI yang telah memberikan bantuan pembangunan jembatan didaerahnya.
Dengan adanya jembatan gantung ini tentunya akan dapat membantu masyarakat secara keseluruhan, baik itu untuk mobilisasi perekonomian, kegiatan Mobilisasi administrasi serta pendikan dan kesehatan.
Sementara itu Zidam (zeni Kodam)xx(Tuangku imam Bonjol.
Serka Sapto Budiono,
pada kegiatan jembatan tersebut menyebutkan, Saat ini pihaknya bersama masyarakat untuk tahap satu sedang melakukan pembuatan pondasi tiang penyangga jembatan, dan pengerokan lokasi tiang didua sisi jembatan.
Jembatan gantung yang panjang nya lebih kurang 90 meter dengan lebar 1,5 meter direncanakan perencanaannya akan rampung selama 30 hari kedepan, namun kita juga berharap cuaca tetap cerah, sehingga tidak menggangu pengerjaan jembatan, “ungkapnya, (Karno).








