Today

Hujan Tingkatkan Debit Sungai, Pengelola Imbau Kehati-hatian di Kapalo Banda

MMNews|Payakumbuh |– Curah hujan yang cukup tinggi dalam beberapa hari terakhir menyebabkan debit air Sungai Batang Mungo di kawasan Taram, Kabupaten Lima Puluh Kota, mengalami peningkatan. Dampak dari kondisi tersebut terlihat jelas di kawasan Wisata Air Kapalo Banda, di mana aliran sungai menjadi lebih deras dan warna air berubah kecoklatan, Minggu (28/12/2025).

Meski kondisi sungai mengalami peningkatan debit, kawasan wisata alam yang dikenal dengan keindahan air terjun dan panorama perbukitan ini tetap ramai dikunjungi wisatawan. Pengunjung datang dari berbagai daerah untuk menikmati libur akhir tahun, namun tetap diminta meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di sekitar aliran sungai.

Berdasarkan pantauan di lokasi, sejumlah wisatawan terlihat tetap melakukan penyeberangan menuju area utama wisata Kapalo Banda. Penyeberangan tersebut dilakukan dengan penuh kehati-hatian serta mendapat pendampingan dari pengelola wisata dan aparat kepolisian yang berjaga di lokasi. Kehadiran petugas bertujuan untuk memastikan keselamatan pengunjung di tengah arus sungai yang cukup deras.

Pengelola Wisata Kapalo Banda mengimbau seluruh wisatawan agar selalu mematuhi arahan petugas dan tidak memaksakan diri untuk bermain air atau menyeberang sungai apabila kondisi dinilai berisiko. Selain itu, wisatawan juga diminta memperhatikan kondisi cuaca serta mengutamakan keselamatan, terutama bagi anak-anak dan lansia.

“Debit air Batang Mungo meningkat akibat hujan di wilayah hulu. Kami terus melakukan pemantauan dan mengingatkan pengunjung agar tetap berhati-hati. Jika kondisi tidak memungkinkan, aktivitas di sekitar sungai akan dibatasi,” ujar salah satu pengelola di lokasi.

Aparat kepolisian yang turut melakukan pengamanan menyampaikan bahwa pengawasan dilakukan secara intensif guna mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan. Petugas juga siap mengambil tindakan apabila kondisi sungai dinilai membahayakan keselamatan pengunjung.

Masyarakat sekitar turut diimbau untuk berperan aktif mengingatkan wisatawan agar tidak lengah terhadap potensi bahaya alam, terutama saat debit air sungai meningkat. Kerja sama antara pengelola, aparat, dan pengunjung dinilai sangat penting demi menjaga keamanan bersama.

Hingga Minggu sore, kawasan Wisata Kapalo Banda masih dibuka untuk umum dengan pengawasan ketat. Pengelola menegaskan akan terus berkoordinasi dengan pihak terkait dan siap menutup sementara aktivitas wisata air apabila kondisi debit sungai semakin meningkat.