Lebaran tahun 2025 ini Pantai Tiku menjadi kawasan wisata rancak yang ramai dikunjungi oleh perantau dan orang Sumbar sendiri, seking ramainya mengakibatkan terjadi musibah, pengunjung hanyut.
Pantai Tiku memiliki daya fesona tersendiri, selepas wisatawan meninggalkan Padang Pariaman menuju Pasar Tiku, terlihat disebelah kiri jalan keindahan pantai, indah pulau, pohon kelapa melambai-lambai mempercantik keadaan. Hal ini sangat bagus dijadikan kawasan wisata keluarga.
Penulis, Selasa kemarin sempat berdiskusi dengan salah seorang tokoh masyarakat Tiku, beliau Anggota Dewan Kabupaten Agam, diskusikan tetang wisata pantai Tiku ini.
Beliau mengutarakan sudah ada tempat wisata yang ditumbuhkan oleh Pemerintah Daerah seperti dengan kehadiran lokasi wisata baru Pantai Torpedo, menurutnya semakin melengkapi destinasi wisata yang ada di kecamatan Tanjung Mutiara.
Dijelaskan, kawasan pantai Torpedo dilengkapi berbagai sarana pendukung, selain tempat selfie, keindahan Pantai Torpedo, semakin lengkap dengan adanya dua pulau yaitu, Pulau Tangah dan Pulau Ujuang yang tidak begitu jauh dari tepian pantai. Untuk kesana, pengunjung bisa menyewa kapal milik nelayan.
Menurut beliau, objek wisata akan jadi terkenal jika memiliki kesan wisata yang indah dan kesan kuliner yang memikat cita rasa bagi pengunjung.
Alhamdulillah sudah menjadi tempat wisata yang dikunjungi oleh perantau kemarin itu kata Rizal, Anggota Dewan dua priode ini.
Penulis memberikan pemikiran dalam diskusi itu, agar kawasan pantai Tiku ini dibuat master plan wisata keluarga dan kuliner komunitas, nanti Pemerintah Daerah membuatkan perencanaan jangka menengah, sampai nanti berdiri penginapan atau hotel syariah, tempat alternatif masyarakat berkunjung selain pantai mande, pantai Padang dan pantai Pariaman.
Dengan adanya perencanaan itu, ada legesi wisata hebat yang ditinggalkan oleh Bupati Kabupaten Agam Ir. Benny, Nota Bene senior Penulis dikemudian hari untuk dinikmati oleh masyarakat.







