Padang, mimbar-minangnews.com – Suasana hangat penuh keakraban mewarnai temu ramah dan makan bersama antara Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) RI, Marsekal Madya TNI Kusworo dengan jajaran pemerintah Kota Padang di Restoran Angso Duo, Hotel Pangeran Beach, Rabu (30/10/2024) malam.
Hadir dalam kegiatan itu Penjabat (Pj) Sekda Kota Padang, Yosefriawan, Kepala Basarnas Padang Abdul Malik, Kalaksa BPBD Kota Padang Hendri Zulviton, serta beberapa pejabat dari Basarnas dan instansi terkait.
Momen pertemuan ini sekaligus menjadi ajang diskusi hangat mengenai persiapan Latihan Gabungan Kesiapsiagaan Menghadapi Megathrust yang akan dilaksanakan Kamis (31/11) pagi di Lapangan APEKSI Balai Kota, Aie Pacah.
Latihan ini akan menjadi yang terbesar di Sumatera dengan melibatkan sekitar 750 personel dari berbagai unsur kebencanaan dan akan dipantau langsung oleh Kabasarnas RI beserta para deputi.
Pj Sekda Kota Padang Yosefriawan, menyampaikan apresiasinya atas kehadiran Marsekal Madya TNI Kusworo dan rombongan dalam latihan gabungan tersebut.
“Kedatangan Kabasarnas RI adalah bentuk dukungan yang luar biasa bagi Kota Padang dalam upaya meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi ancaman bencana. Latihan ini sangat penting untuk menilai sejauh mana kesiapan dan respons kita dalam menghadapi skenario bencana megathrust,” kata Yosefriawan.
Latihan gabungan ini akan diskenariokan secara realistis, mulai dari simulasi gempa yang diikuti dengan tsunami hingga berbagai situasi darurat seperti kecelakaan, kebakaran, evakuasi mandiri, penyelamatan dari gedung tinggi dan perairan, serta beragam kemungkinan lainnya. Seluruh potensi SAR di Kota Padang akan dikerahkan untuk memastikan kesiapan aparat kebencanaan kita.
Masyarakat juga dipersilakan untuk menyaksikan latihan gabungan ini sebagai sarana edukasi tentang kesiapsiagaan bencana.
“Kami harap latihan ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya mitigasi dan kesiapsiagaan bencana. Ini latihan murni, jadi tidak perlu ada kekhawatiran, justru diharapkan dapat menjadi pelajaran bersama,” ujar Yosefriawan.
Acara temu ramah ini menjadi kesempatan untuk mempererat sinergi antara Basarnas dan pemerintah Kota Padang, serta menegaskan komitmen bersama dalam menciptakan sistem tanggap darurat yang andal dan efektif. (Hariz/Taufik)








