Today

Koni Sumbar Berbenah, Anggaran Melalui Cabor Antisipasi Korupsi

Bagindo Yohanes Wempi

Tak ada angin tak ada hujan, Ibarat petir disiang bolong rasnya bagi saya selaku Wakil Bendahara KONI Sumatera Barat yang di PAW oleh Ronny Pahlawan. Bahwa masyarakat melaporkan ada indikasi dugaan korupsi dana hibah Komite Olahraga Nasionalis Indonesia (KONI) Sumbar 2023 dengan total Rp. 20 Milyar.

Saya yakini jika Roni Pahlawan tidak mencampakkan atau tidak mengganti kepengurusan rombong bidang bendahara, termasuk saya, diyakini dugaan korupsi 20 milyar tidak akan terjadi, namun nasi sudah jadi bubur, semua kerja Roni Pahlawan diserahkan sesuai amal ibadahnya melalui kejaksaan.

Miris sebenarnya mendengar berita sejumlah nama petinggi KONI Sumbar telah dimintai keterangan seperti Ketua KONI Ronny Pahlawan, Waketum Refdiamon, lalu Kadispora Meifrizon serta beberapa ketua cabang olahraga oleh Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat.

Info ini telah dibenarkan dan media nasional seperti Kompas sudah mengkonfirmasi, benar Kajati tengah melakukan penyelidikan terkait dugaan korupsi yang terjadi di Komite Nasional Olahraga (KONI) Sumatera Barat (Sumbar).

Informasi tersebut dibenarkan oleh Kepala Seksi (Kasi) Penerangan Hukum (Penkum) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumbar, M Rasyid.

Sekarang saran saya selaku orang dekat dengan Buya Mahyeldi, Gubernur Sumbar agar KONI Sumbar melalui dorong KONI pusat agar mendorong adanya pembenaran yang mendasar di KONI Sumbar ini.

Saatnya pengurus KONI Sumbar saat ini meniru seperti kepengurusan yang ada saya didalam selaku Wakil Bendahara KONI Sumbar, taat azaz menjunjung tinggi adanya akuntabilitas didalam KONI dan bagus hubungan dengan cabang olahraga yang ada.

Sudah perlu dilakukan perobakan alokasi dana yang biasanya dana hibah itu masuk rekening KONI Sumbar tidak dilakukan lagi, kedepan bagusnya dana itu langsung ditransfer ke cabang olahraga, langsung masuk ke rekening atlit, pelatih dan lainnya.

Saatnya cabang olahraga diperkuat untuk mengelola dana hibah, saatnya atlit, pelatih diberikan kesempatan bahwa dana mereka langsung mereka yang terima tampa ada ikut campur pengurus KONI Sumbar.