Inisiatif yang lahir dari kepedulian Founder ParagonCorp, Nurhayati Subakat, menjadi bagian dari perjalanan spiritual ribuan Paragonian dan keluarga.
JAKARTA, MMNEWS – Senin (13/07/2026) – Setiap perjalanan besar selalu berawal dari sebuah niat. Berangkat dari keinginan sederhana untuk memberikan kesempatan kepada sebanyak-banyaknya karyawan menginjakkan kaki di Tanah Suci, Founder ParagonCorp, Nurhayati Subakat, menggagas Program Umrah ParagonCorp yang kini telah menjadi salah satu program apresiasi paling bermakna bagi para Paragonian.
Berlandaskan nilai Ketuhanan sebagai salah satu nilai utama perusahaan, ParagonCorp meyakini bahwa pertumbuhan manusia tidak hanya dibangun melalui pengembangan kompetensi profesional, tetapi juga melalui pengalaman yang memperkuat karakter, refleksi diri, dan nilai-nilai kebaikan.
“Memberangkatkan haji memiliki proses dan waktu tunggu tersendiri. Jadi ingin memberangkatkan Paragonian ke Tanah Suci sebanyak-banyaknya melalui umrah dulu,” ujar Nurhayati Subakat.
Program Umrah ParagonCorp mulai dijalankan pada 2017 dan diberikan kepada karyawan yang telah mengabdi minimal tujuh tahun sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi dan kontribusi mereka terhadap perusahaan.
Menurut Astri Wahyuni, Director of Corporate Affairs ParagonCorp, penetapan masa kerja tujuh tahun bukanlah keputusan tanpa pertimbangan.
“Waktu itu Ibu Nur menyebut angka tujuh tahun. Setelah dilakukan pemetaan masa kerja oleh tim HR, ternyata tujuh tahun menjadi titik terbanyak masa kerja Paragonian saat itu,” jelasnya.
Dengan pendekatan tersebut, program dirancang secara inklusif, tanpa membedakan jabatan maupun fungsi pekerjaan. Kesempatan menunaikan ibadah umrah diberikan kepada seluruh lini Paragonian, mulai dari Beauty Advisor, operator produksi, tenaga pendukung operasional, staf kantor, hingga jajaran manajemen.
Sejak pertama kali diselenggarakan, lebih dari 5.000 peserta telah diberangkatkan ke Tanah Suci melalui Program Umrah ParagonCorp. Bagi perusahaan, perjalanan spiritual tersebut bukan sekadar penghargaan atas masa kerja, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat karakter, meningkatkan keimanan, serta menumbuhkan semangat berbagi manfaat kepada keluarga, lingkungan, dan masyarakat.
“Di ParagonCorp, kami percaya bahwa pertumbuhan perusahaan tidak dapat dipisahkan dari pertumbuhan setiap individu di dalamnya. Program Umrah menjadi salah satu cara perusahaan memberikan ruang bagi Paragonian untuk bertumbuh secara utuh, tidak hanya dalam perjalanan karier, tetapi juga dalam perjalanan personal dan spiritual,” kata Astri Wahyuni.
Salah satu penerima manfaat program tersebut adalah Laras Anindya Putri, Beauty Advisor ParagonCorp asal Yogyakarta. Setelah tujuh tahun mengabdi, ia akhirnya mendapatkan kesempatan menunaikan ibadah umrah.
“Saya sangat bersyukur Allah memberikan jalan melalui ParagonCorp untuk dapat menunaikan ibadah umrah. Kesempatan ini menjadi anugerah yang sangat berarti bagi saya dan keluarga. Semoga perjalanan ini menjadi awal untuk terus memperbaiki diri, memperkuat keimanan, dan membawa lebih banyak manfaat bagi orang-orang di sekitar saya,” ungkap Laras.
Program Umrah ParagonCorp sempat mengalami penyesuaian selama pandemi COVID-19 pada 2020–2021, namun kembali dilaksanakan sejak 2022 hingga sekarang. Keberlanjutan program ini menjadi bukti komitmen ParagonCorp dalam menghadirkan manfaat yang bermakna bagi seluruh Paragonian.
Bagi ParagonCorp, memberikan kesempatan perjalanan ke Tanah Suci bukan sekadar tentang sebuah keberangkatan. Lebih dari itu, program ini menjadi bekal untuk membentuk pribadi yang lebih baik, menanamkan nilai kepedulian, kerendahan hati, serta semangat untuk terus memberikan manfaat bagi sesama.
(MMNEWS)







