Today

Kebakaran Hutan Ancam Masa Depan Bangsa, Hj. Nevi Zuairina Ajak Masyarakat Hentikan Pembakaran Lahan

PADANG – MMNEWS – Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali menghantui berbagai daerah di Indonesia, termasuk Sumatera Barat. Selain menghanguskan ribuan hektare hutan, bencana ini juga membawa dampak serius terhadap kesehatan masyarakat, kelestarian lingkungan, hingga memperburuk perubahan iklim global.

Anggota DPR RI Fraksi PKS Daerah Pemilihan Sumatera Barat II, Hj. Nevi Zuairina, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk meningkatkan kesadaran dalam menjaga kelestarian hutan dengan tidak membuka lahan menggunakan cara membakar.

Menurut Nevi, hutan merupakan paru-paru dunia yang memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem serta menjadi sumber kehidupan bagi manusia dan satwa.

“Kebakaran hutan bukan hanya merusak pepohonan, tetapi juga mengancam masa depan generasi mendatang. Menjaga hutan berarti menjaga kehidupan. Mari hentikan pembakaran lahan dan bersama-sama menjadi pelindung lingkungan,” ujar Nevi.

Ia menjelaskan, dampak kebakaran hutan tidak hanya dirasakan masyarakat sekitar melalui kabut asap yang memicu gangguan pernapasan seperti ISPA, tetapi juga menyebabkan kerugian ekonomi, hilangnya habitat satwa liar, rusaknya keanekaragaman hayati, serta meningkatnya emisi karbon yang mempercepat pemanasan global.

Nevi menegaskan bahwa pencegahan karhutla membutuhkan kolaborasi semua pihak, mulai dari pemerintah, aparat penegak hukum, dunia usaha, hingga masyarakat. Edukasi, pengawasan, dan penegakan hukum terhadap pelaku pembakaran lahan harus dilakukan secara konsisten agar bencana serupa tidak terus berulang setiap tahun.

Ia juga mengimbau masyarakat agar segera melaporkan apabila menemukan titik api atau indikasi kebakaran di kawasan hutan maupun lahan sehingga penanganan dapat dilakukan lebih cepat sebelum api meluas.

“Melestarikan hutan bukan sekadar menjaga alam, tetapi juga menjaga kualitas hidup anak cucu kita di masa depan. Tanggung jawab ini adalah milik kita bersama,” tegasnya.

Dengan meningkatnya potensi cuaca kering di sejumlah wilayah, kewaspadaan seluruh masyarakat menjadi kunci utama dalam mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan. Langkah sederhana seperti tidak membakar lahan dan menjaga kawasan hutan dapat menjadi kontribusi besar dalam menyelamatkan lingkungan serta masa depan bangsa.

(MMNEWS)