Oleh Labai Korok
Mimbar-minangnews – Urang paham nilai Minangkabau tidak akan pernah memakai budaya atau adat makan “tagak”, makannya pasti baselo atau bajamba. Karena itu nilai luhur yang dipegang oleh angku Ninik Mamak. Tidak salah dalam Agama Islam juga tidak etis makan berdiri di keramaian.
Perayaan HUT ke 80 tahun Sumatera Barat kemarin, nilai budaya adat Minangkabau tidak tercermin pada pejabatnya yang makan berdiri, banyak yang tidak menyangka kejadian ini terjadi, seharusnya ruangan DPRD itu digelar tikar, dibuat makan baselo. Habis bagi-bagilah kue, lalu duduk, silahkan makan kue uang rakyat tersebut.
Situasi seperti yang terjadi ruang pejabat, makan tagak tidak memakai etika budaya urang Minangkabau. Di harapkan kedepan jangan ada lagi, mari para pejabat berikan cerminan mulya pada masyarakat, berikan contoh tauladan pada masyarakat yang hari ini butuh figur baik.
Para pejabat sangat mengutuk prilaku warga melanggar kode etik dan nilai-nilai budaya Minang ditengah masyarakat seperti banyak masyarakat membuat konten “caruik”, namun keteladanan dari pejabat Kita di Sumatera Barat ini tidak mencerminkan juga.
Pemikiran penulis seharunya perayaan HUT ke 80 tahun Sumatera Barat harus makannya baselo atau pakai adat Minangkabau terkait makan yaitu paling terkenal adalah Makan Bajamba (atau makan barapak).
Ini sebuah tradisi makan bersama dalam satu wadah (jamba) yang dilakukan secara melingkar. Tradisi ini menekankan kebersamaan, kesetaraan, dan silaturahmi tanpa memandang status sosial latar belakang.
Serta mengajarkan nilai kesopanan, hormat kepada yang lebih tua, dan gotong royong. Makan Bajamba biasanya diadakan dalam acara adat, keagamaan, atau pertemuan besar lainnya.
Dalam catatan Penulis banyak di HUT ke 80 tahun Sumatera Barat yang perlu dibenahi dan diperbaiki, tidak hanya prilaku adat Minang yang tidak dipakai. Namun permasalah Sumatera Barat yang saat ini pertumbuhan ekonomi juga jadi masalah.
Saat ini pertumbuhan ekonomi Sumatera Barat hanya 3,94%, pengangguran masih tinggi, daya beli masyarakat melemah. Kesemua itu harus gerak cepat untuk dilaksanakan, kalau tidak Sumbar ini akan makin terpuruk.








