Oleh. Labai Korok
Ungkapan Kasat Reskrim Polres Pariaman, Iptu Rinto Alwi menyampaikan, dari hasil pemeriksaan, tersangka diketahui mengiming ngimingi korban yang masih berstatus pelajar di wilayah itu dengan imbalan materi (uang, pekerjaan dan lainnya) itu modus mantan anggota dewan Pariaman menghamili pelajar.
Itu berita yang viral hari ini di ranah Minang yaitu Mantan Anggota DPRD dua periode berinisial Y yang ditangkap polisi akibat kasus persetubuhan anak di bawah umur di wilayah hukum Polres Pariaman iming imingi korban sebelum melakukan aksi bejatnya.
Setelah berhasil memperdaya korban, mantan anggota DPRD tersebut lalu melancarkan aksi bejatnya mensetubuhi korban sebanyak dua kali hingga korban saat ini hamil.
“Korban saat ini hamil 7 bulan,” ujar Kasat Reskrim dalam keterangannya, Sabtu (25/1/2025) lalu.
Sebelumnya, Satuan Reskrim Polres Pariaman menangkap seorang mantan anggota DPRD Kota Pariaman dua periode akibat kasus persetubuhan dibawah umur.
Kejadian pemerkosaan ini mengusik kemanusiaan Kita bersama urang Sumatra Barat, seorang pelajar yang juga tetangga pelaku dalam kondisi ekonomi miskin, dengan posisi remaja yang dihamili ini terancam putus sekolah. Kejadian yang biadab.
Rasulullah SAW bersabda dalam sebuah hadits yang diriwayatkan Abu Na’im :
Artinya: “Kemiskinan itu dekat kepada kekufuran.”
Hadits tersebut setidaknya memiliki banyak makna yang akan terjadi diantaranya.
Keadaan orang miskin harus selalu hati-hati atau waspada terhadap kemiskinannya. Hal ini disebabkan keadaannya yang serba kekurangan dapat menggodanya untuk melakukan kemaksiatan guna memenuhi kebutuhan-kebutuhan hidupnya.
Dalam masyarakat, bisa saja terjadi seorang suami yang miskin melakukan perampokan untuk memenuhi kebutuhan keluarganya.
Bisa pula terjadi, seorang ibu yang miskin karena tekanan ekonomi menjual diri demi menghidupi anak-anaknya. Demikian pula seorang pemuda yang miskin, bisa saja nekat melakukan pencurian karena didorong keinginannya untuk meniru gaya hidup teman-temannya yang anak orang kaya.
Ada banyak orang miskin yang karena ketidakberdayaannya secara ekonomi tidak pernah mengenal Tuhan.
Keadaan kemiskinan ini dimanfaatkan oleh oknum-oknum yang tidak bermoral seperti mantan anggota dewan yang kasusnya sedang viral.
Sekarang Penulis mengajak Kita semua agar membantu tetangga yang miskin dengan tulus ikhlas, bantu mereka yang miskin, jangan lah jadi tanaman makan tanaman seperti mantan anggota dewan Pariaman yang kasusnya sedang viral.








