Oleh : Advokat Ki Jal Atri Tanjung.
Mimbar-MinangNews.com – Dalam situasi kehidupan global dan lokal saat ini yang tidak menentu, bahkan ada gejala dalam situasi krisis dan kritis. Menghadapi situasi seperti ini, masyarakat berangan-angan akan datangnya “Satria Piningit atau Ratu Adil”. Apakah Presiden Prabowo Subianto bisa menjadi Satria Piningit atau Ratu Adil ? walaupun Satria Piningit atau Ratu Adil adalah mitos yang diharapkan bisa membawa perubahan besar dan keadilan bagi rakyatnya. Prabawo memiliki kesempatan untuk menjadi pemimpin yang diinginkan rakyatnya, tetapi sangat tergantung pada aksinya, terutama dalam menjalankan kebijakan yang pro rakyat, transparan, akuntabilitas dan berkeadilan. Presiden Prabowo telah menyatakan komitmennya untuk membersihkan kabinetnya dari orang-orang yang bermasalah. Namun beberapa pengamat politik menilai, bahwa proses ini belum berjalan efektif disebabkan, antara lain :
. Koalisi besar Pemerintah Prabowo yang terdiri dari beberapa partai politik, sehingga proses pengambilan keputusan menjadi lebih kompleks.
. Kepentingan politik. Beberapa menteri yang bermasalah mungkin memiliki kepentingan politik yang kuat, sehingga sulit untuk dipecat.
. Keterbatasan sumber daya. Pemerintah mungkin menghadapi keterbatasan sumber daya untuk melakukan perubahan besar-besaran dalam kabinetnya.
Prabowo sendiri telah menegaskan, bahwa ia tidak akan segan-segan melakukan “bersih-bersih” terhadap anggota kabinetnya yang tidak patuh. Namun proses ini sepertinya memerlukan waktu dan perencanaan yang matang.
Presiden Prabowo Harus Seperti Matahari (enabling leader), tidak saja memberi penerangan dan pencerahan, tetapi memberi energi hidup, aksiomatik, tegas tanpa ragu untuk terbit atau terbenam. Menginspirasi, memberdayakan rakyat, tegas, transparan, dan konsisten dalam menjalankan kebijakan. Semoga Prabowo bisa menjadi pemimpin yang mewujudkan visi, misi dan program kegiatannya. Menjadi seperti Matahari yang selalu menyinari dan mencerahkan.







