Sawahlunto, Mimbar-minangnews.com — Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Sawahlunto mulai mengembangkan lahan produktif milik Muhammadiyah di Desa Taratak Bancah, Kecamatan Silungkang, Kota Sawahlunto.
Muhammadiyah akan menanam 5.000 polibag bibit kopi robusta super hasil sumbangan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Sawahlunto di atas tanah seluas 5 hektare.
“Satu hektare tanah hanya mampu menampung 3.000 bibit kopi, jadi masih ada kekosongan lahan sekitar 4 hektare lagi,” kata Ketua PDM Sawahlunto, Asrul (09/12).
Ia menambahkan, selain kopi robusta, lahan ini juga akan ditanami berbagai bibit tanaman buah diantaranya 500 bibit durian Musang King, 300 bibit mangga, serta 500 bibit manggis yang berasal dari dukungan pokok pikiran (pokir) anggota DPR RI fraksi PDIP, Alex Indra Lukman.
Dukungan lain datang dari PT Bukit Asam (PT BA) yang akan menyumbang pengembangan 1 hektare lahan bibit kopi, setara 3.000 bibit, lengkap mulai dari tahap pembibitan, penanaman, pemupukan, pemeliharaan, hingga panen.
Asrul juga menyampaikan apresiasi terhadap seluruh pihak yang terlibat. Ia menyebut kolaborasi ini sebagai bentuk nyata komitmen bersama dalam memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan nilai ekonomi masyarakat.
“Alhamdulillah, dukungan dari berbagai pihak sangat berarti bagi upaya Muhammadiyah mengoptimalkan aset lahan untuk kegiatan produktif. Ribuan bibit kopi dan buah ini bukan hanya akan memberi manfaat jangka panjang, tetapi juga membuka peluang pemberdayaan masyarakat di sekitar lokasi,” ujarnya.
Program penanaman di lahan Taratak Bancah ini direncanakan berjalan secara bertahap dengan pengawasan langsung dari PDM Sawahlunto dan berbagai mitra. Hasil dari pengembangan lahan tersebut diharapkan mampu menjadi sumber pemberdayaan ekonomi dan kegiatan sosial Muhammadiyah di kawasan Silungkang dan sekitarnya.









