Padang, MMNews – Usai sudah gelaran Pekan Olahraga Nasional, baik atau buruknya prestasi Sumbar di ajang bergengsi di Indonesia ini, hendaknya menjadi pelajaran bagi kuta bersama dan bukan harus mencari kabing hitam siapa yang salah, sebab tidak juga ada gunanya memaki seseorang, kalau kita hanya menghendaki hasil tapi tidak tahu dengan proses.
Saya secara pribadi sangat tidak setuju kalau kita memaki atau menyalahkan seseorang atau kelompok, kalau memang sudah segitu kemampuan kita ya sudah kita maklumi aja, jangan sok membela seseorang, sebab sekali lagi, tidak ada gunanya.
Mengenai anggaran yang disediakan pemerintah, jangan dijadikan itu patokan buat kita menghujat pemerintah, lihat kilas balik hubungan pemerintah dengan KONI Sumbar, apakah baik-baik saja, apakah kita mengetahui dengan pasti sebenarnya yang menjadikan ” Tapian barubah ” kalau tidak tahu, jangan sok tau, jangan salahkan pemerintah, dari awal KONI telah berulah.
Mengenai pemerintah, kurang baik apalagi kepada KONI Sumbar, masih diberi tambahan anggaran untuk menuju PON, kalau proses cair nya lama, itu murni kelalaian yang menerima anggaran, kenapa tidak segera bergerak, kalaupun bergerak, tentu harus baik dengan pihak pemerintah, dipercaya semua akan indah pada waktunya, namun semuanya terbalik, ridak ada keharmonisan dengan pemerintah, bagaimana berharap bisa lancar semua proses, dalam tanda kutip pemerintah tidak mempersulit, tapi pihak KONI yang merasa semua bisa mudah begitu saja.
Jadi menurut penulis, sudahlah, jangan mencari lagi siapa yang salah, proses tidak akan menghianati hasil, jangan lagi menylahkan pihak manapun, yang jelas saat ini Koni Sumbar, gagal dalam membina olahraga prestasi, dan harus diganti, dengan yang lebih dipahami oleh pemerintah. (Aca)








