Hendri Gunawan
Pimpinan Umum mimbarminangnews.com
Sudah lama Bank Nagari ingin dijadikan Bank Syariah secara utuh, banyak hal dan perihal lainnya sehingga Bank Nagari belum juga Syariah, sedangkan Bank Daerah lainnya sudah syariah, seperti Bank Riau, Bank Aceh, Bank Jabar dan Bank Daerah lainnya.
Ada apa dan kenapa Bank Nagari Sumatera Barat belum juga Syariah, hanya saja unit usaha syariahnya yang disebut UUS, namun ini baru sebagian perjalanan dan belum seutuhnya masih ada konvensionalnya, namun jika ini dibuka oleh penulis kenapa dan ada apa ?, belum saatnya.
Rata – rata semua Fraksi di DPRD Sumbar menolak untuk Bank Nagari dari Konvensional menjadi Syariah yang disebut dengan Konversi / Perubahan, sedangkan PPP dan Nasdem abstein, PKS Setuju Konfersi Bank Nagari ke Syariah, Partai lainnya menolak, hal tersebut, menjadi cacatan bagi masyarakat sudah jelas, konsistennya terhadap nilai – nilai perjuangan partai tersebut.
Kemudian hal itu menjadi prihatin kita semua kenapa Bank Nagari Syariah belum juga menjadi Syariah apa penyebab dan kepentingan apa, tentu yang paham bisa menganalisa arahnya kemana, padahal dengan menjadi Syariah keutungan menjadi lebih baik dan tumbuh, juga selamat dalam syariah, terhindar dari musibah.
Pas penolakan Bank Nagari ditolak menjadi Syariah, pasca itu pula terjadi hujan lebat seharian, bahkan banjir, kebakaran, ada yang tertimpa pohon rumahnya, bahkan ada mayat – mayat keluar dari kuburan, menjadi evaluasi dosa apa yang kami perbuat ya Allah SWT sehingga, baru kali ini terjadi seperti itu, hujan lebat ada berbagai musibah yang menghampiri.
Perihal tersebut diatas bagi penulis menjadi bahan evaluasi dan muhasabah Prov Sumatera Barat pasca penolakan Bank Nagari manjadi Syariah dan musibah melanda Kota Padang dan lainnya pasca hujan lebat, manjadi pelajaran yang sangat berharga, yang waras tentu paham apa yang saya maksud oleh penulis, Wallahu a’lam bishawab [HGN]



