PADANG PARIAMAN, MMNEWS — Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah menyambut langsung kedatangan Sekretaris Jenderal Kementerian Agama RI, Kamaruddin Amin, di Bandara Internasional Minangkabau (BIM), Jumat (21/8/2026).
Kamaruddin Amin hadir mewakili Menteri Agama RI dalam rangkaian kunjungan kerja di Sumatera Barat. Kehadirannya menjadi momentum untuk memperkuat sinergi pemerintah pusat dan daerah, terutama di bidang keagamaan, pendidikan, pembentukan karakter generasi muda, hingga kepedulian terhadap lingkungan.
Sekjen Kemenag RI tiba menggunakan pesawat Garuda Indonesia GA 162 sekitar pukul 16.15 WIB. Setibanya di BIM, Kamaruddin disambut Gubernur Mahyeldi bersama jajaran Pemerintah Provinsi Sumbar dan Kanwil Kementerian Agama Sumbar.
Dalam kesempatan tersebut, Kamaruddin menyampaikan permohonan maaf atas ketidakhadiran Menteri Agama RI. Menurutnya, Menteri Agama berhalangan hadir karena mendapat panggilan Presiden RI sehingga kunjungan ke Sumbar diwakilkan kepadanya selaku Sekretaris Jenderal Kementerian Agama RI.
Gubernur Mahyeldi menyampaikan apresiasi atas kedatangan jajaran Kementerian Agama RI. Ia menilai kunjungan tersebut memiliki arti strategis karena mempertemukan pemerintah, ulama, akademisi, mahasiswa, dan masyarakat dalam sejumlah agenda penting.
“Ini menjadi momentum yang baik untuk memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, terutama dalam penguatan kehidupan keagamaan, pendidikan, dan pembangunan karakter generasi muda,” ujar Mahyeldi.
Ulama dan Mahasiswa Jadi Bagian Penting Pembangunan
Rangkaian kunjungan kerja Sekjen Kemenag RI di Sumbar diisi dengan sejumlah agenda, di antaranya Halaqah Ulama Sumatera Barat, dialog bersama mahasiswa Universitas Negeri Padang (UNP), Subuh Mubarak dan Tabligh Akbar, serta penanaman pohon di kompleks Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al Minangkabawi.
Mahyeldi menilai Halaqah Ulama dan dialog bersama mahasiswa bukan sekadar agenda seremonial. Forum tersebut menjadi ruang penting untuk bertukar gagasan, menyerap aspirasi, sekaligus memperkuat kontribusi ulama dan kalangan akademisi dalam menjawab tantangan pembangunan Sumatera Barat.
Menurut Mahyeldi, kemajuan daerah tidak cukup hanya ditopang pembangunan ekonomi dan infrastruktur. Pembangunan sumber daya manusia yang berkarakter, memiliki landasan agama yang kuat, serta mampu menghadapi perubahan zaman juga harus menjadi perhatian bersama.
Penguatan tersebut dinilainya sejalan dengan karakter masyarakat Minangkabau yang menempatkan nilai agama sebagai salah satu fondasi utama dalam kehidupan sosial dan pembangunan daerah.
Perkuat Silaturahmi hingga Kepedulian Lingkungan
Agenda Subuh Mubarak dan Tabligh Akbar di Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al Minangkabawi juga diharapkan menjadi momentum mempererat hubungan antara pemerintah, ulama, dan masyarakat sekaligus meningkatkan semangat kehidupan keagamaan di Sumatera Barat.
Tak hanya membawa misi keagamaan dan pendidikan, rangkaian kunjungan Sekjen Kemenag RI juga menyentuh isu lingkungan melalui kegiatan penanaman pohon di kompleks Masjid Raya.
Kegiatan tersebut membawa pesan bahwa pembangunan berkelanjutan membutuhkan kesadaran dan keterlibatan bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan untuk generasi mendatang.
Dalam penyambutan di BIM, Gubernur Mahyeldi didampingi Kepala Kanwil Kementerian Agama Sumbar Mustafa, Asisten I Setda Provinsi Sumbar Ahmad Sakti, Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi Sumbar Nolly Eka Mardianto, serta Kepala Biro Umum Setda Provinsi Sumbar Andree Harmadi Algamar.
MMNEWS | Mimbar Minang News
(adpsb/rmz/bud)







